Begini Kronologi Pembunuhan dan Penangkapan Suami Bunuh Istri di Semarang Barat

Rekomendasi

 

suami bunuh istri
Tersangka Andre saat mengikuti gelar perkara di Mapolrestabes Semarang, Senin (17/1). Foto: Memo Jateng

 

SEMARANG, MEMOJATENG – Tim Resmob Satreskrim Polrestabes Semarang berhasil menangkap Kanipah alias Andre (31) pelaku pembunuhan terhadap istrinya sendiri bernama Indah Safitri (26) di Jalan Srinindito Baru RT 11 RW 1 Kelurahan Ngemplak Simongan Kecamatan Semarang Barat kota Semarang pada Sabtu (15/1) kemarin.

Tersangka Andre merupakan warga Kecamatan Parang Kabupaten Magetan yang tinggal di Jalan Srinindito Baru Rt 11 Rw 01 Kelurahan Ngemplak Simongan Kecamatan Semarang Barat Kota Semarang.

Kronologi kejadian sendiri terjadi pada hari Sabtu 15 Januari 2022 sekira pukul 12.30 Wib. Saat itu saksi Yuni melihat korban pulang ke rumahnya dengan maksud mengantarkan makan siang.

Baca Juga: Pengakuan Suami Bunuh Istri Di Semarang Barat : Dapat Bisikan Gaib

“Sesampainya di rumah, saksi Yuni mendengar antara korban dengan suami terjadi keributan, lalu korban berteriak minta tolong, mendengar teriakan tersebut, saksi Yuni keluar menuju ke Rumah korban, namun saksi Yuni tidak berani masuk karena melihat suami korban sedang memukuli korban,” terang Kapolrestabes Semarang Kombes Irwan Anwar dalam konferensi pers yang digelar di Mapolrestabes Semarang, Senin (17/1) siang.

Kemudian, lanjut Irwan, saksi Yuni pergi meminta bantuan tetangga lainnya bernama Roni. Lalu Roni bermaksud melihat kondisi di dalam rumah korban, namun belum sampai masuk, Roni melihat Andre keluar rumah sambil membawa pisau.

“Setelah itu saksi Yuni lari meminta pertolongan dan bertemu dengan saksi Roni, kemudian saksi Roni bermaksud melihat kejadian di rumah korban. Namun sesampainya di depan rumah korban, saksi Roni melihat suami korban lari keluar rumahnya sambil membawa pisau dan saksi Roni melihat kondisi korban sudah tersungkur bersimbah darah dengan posisi tengkurap di lantai,” ungkapnya.

Setelah kejadian, tepatnya sekitar pukul 13.00 WIB, tetangga korban bernama Yanuar sempat melihat tersangka Andre datang ke rumah orangtua korban yang tidak jauh dari rumahnya dengan maksud menjemput anaknya. Saat itu di baju dan celana Andre terdapat noda darah.

Baca Juga: Warga Semarang Barat Gempar, Suami Bunuh Istri Dengan Lima Tusukan

Ketika ditanya “itu kenapa?” dan dijawab oleh Andre hanya geleng-geleng dan sambil menangis, kemudian Andre membawa anaknya pergi keluar rumah.

Kapolrestabes menerangkan, sore hari setelah kejadian, sekitar pukul 17.00 WIB, pelaku berhasil ditangkap oleh tim Resmob Polrestabes Semarang di Jalan Srinindito Baru I Rt. 11 Rw. 1 Kelurahan Ngemplak Simongan Kecamatan Semarang Barat kota Semarang beserta barang bukti yang juga berhasil diamankan.

“Modus operandi tersangka adalah menghilangkan nyawa orang dengan cara menusuk korban dengan pisau lipat,” ungkap Kapolrestabes.

Dari tangan tersangka, Polisi berhasil mengamankan barang bukti berupa 1 (satu) buah pisau lipat dengan panjang 20 centi meter bergagang kayu, 1 celana warna kuning ada noda darah, 1 hem warna hitam putih ada noda darah, 1 unit SPM Yamaha Jupiter warna merah Nopol AE 2483 IE dan 1 buah HP Merk Xiaomi warna abu abu.

Atas perbuatannya, tersangka diancam Pasal 44 Ayat 3 UU RI No 23 Tahun 2004 atau Pasal 338 KUHP “Barang siapa dengan sengaja melakukan kekerasan dalam rumah tangga menyebabkan meninggal dunia dengan pidana penjara 15 (Lima belas) tahun. (lim/sak)

BERITA TERKINI

BACA JUGA