Urusan Cinta, Tiga Pria di Magelang Terpaksa Masuk Bui

Rekomendasi
pengeroyokan di magelang
Konferensi pers yang dilakukan Polres Magelang dalam perkara pengeroyokan. Foto: Memo Jateng

 

MAGELANG, MEMOJATENG – Gara-gara urusan cinta, tiga pria di Magelang harus berurusan dengan polisi. DA (31), AL (25) dan YS (31) terpaksa harus mendekam di balik jeruji besi Polres Magelang karena mengeroyok IP (29).

Kasatreskrim Polres Magelang AKP M. Alfan Muthohir mengungkapkan, pengeroyokan ini terjadi pada Sabtu (18/12/2021) silam.

Cerita bak drama Korea ini  berawal dari korban yang berkomunikasi dengan pacar tersangka DA melalui Facebook dan berlanjut di WhatsApp. Sebut saja, sang wanita itu bernama An.

Ternyata, komunikasi IP dan An diketahui oleh DA.  Terbakar api cemburu, DA melanjutkan percakapan chat tersebut dan berpura-pura menjadi  An.

Melalui chat, DA memancing korban untuk bertemu dengan berpura-pura mau berhubungan badan di sebuah penginapan.

Setelah itu, bersama dua temannya Al dan YS, ketiganya merencanakan niat jahat untuk menghajar IP.

“Modus operandinya tersangka berpura-pura menjadi pacar. Tersangka memancing korban untuk datang dan menganiaya korban secara bersama-sama,” terang Alfan saat konferensi pers di Mapolres Magelang, Sabtu (15/1).

Setelah masuk kamar, korban bertemu dengan An.  Tak lama datang tiga tersangka yang langsung menganiaya korban.

“Tersangka DA yang membawa senjata tajam berupa sebilah pedang langsung mengayunkan pedang tersebut dan mengenai kepala korban, sedangkan dua tersangka lain memukuli korban,”  terang Kasat.

Sadar nyawanya terancam, korban langsung melarikan diri. Dia  kemudian menghubungi temannya untuk mengantar ke rumah sakit.

Korban menderita luka bacok di kepala, hidung patah serta lebam akibat pukulan. Korban pun melaporkan kejadian pengeroyokan ini keesokan harinya Minggu (19/12/2021) ke Polsek Martoyudan.

Dari laporan tersebut Tim Reskrim Polsek Martoyudan langsung melakukan penyelidikan dan berhasil mengidentifikasi pelaku.

Tersangka DA ditangkap pada Senin (03/01/2022) di sebuah apartemen di Jogja. Sedangkan dua tersangka lain yaitu AL dan YS ditangkap di rumahnya di daerah Kaliangkrik.

Atas perbuatannya, para tersangka diancam dengan pasal 170 ayat 2 KUHP dengan ancaman pidana penjara paling lama 7 tahun. (lim/sak)

BERITA TERKINI

BACA JUGA