Demi Hidup ‘Nakal’, Wanita Sintal Asal Kendal Gelapkan 11 Mobil Rental

Nisa pasrah saat digelandang petugas untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. (Foto: ARD/Memo Jateng)

Pekalongan | Memo Jateng
Demi memenuhi kehidupan yang royal dan mahal, seorang wanita cantik warga Kendal harus berurusan dengan petugas kepolisian Resor Kota Pekalongan lantaran menggelapkan mobil rental. Tidak tanggung-tanggung jumlahnya, ia ngembat sebelas mobil!

Ratnasari alias Nisa (30), warga Gemuh, Kendal, lemas tidak berdaya setelah aksi tipu-tipunya diungkap oleh petugas Satreskrim Polres Pekalongan Kota. Kendati Nisa sempat pingsan saat sesi tanya jawab dengan awak media, Rabu (13/10) saat dilangsungkan konferensi pers, namun perkaranya tetap dilanjutkan.

Kapolres Pekalongan Kota AKBP Wahyu Rohadi menjelaskan, perkara tersebut terungkap saat pemilik jasa rental di wilayahnya melaporkan ke pihaknya.

Nisa, menggelapkan sebelas mobil di salah satu jasa rental mobil di Pekalongan Timur, Kota Pekalongan, sejak 17 Januari sampai 7 September 2021. Dari sebelas mobil-mobil bagus yang di rentalnya, baru delapan mobil yang berhasil ditemukan petugas kepolisian.

“Perkara ini berawal dari saudari R menyewa mobil, pada korbannya yaitu Budi (owner rental mobil), itu terjadi pada Januari 2021. Berjalanya waktu, karena R ini membayar rental dengan lancar, ia menambah kendaraan untuk disewanya,” kata Wahyu.

Dengan alasan akan disewa ke teman-teman pelaku, korban mempercayai begitu saja. Total mobil yang disewakan total mencapai 11 unit kendaraan dengan berbeda jenis.

“Berlangsung hingga akhir Bulan Agustus, pembayaran (sewa) sudah mulai terhambat. Korban mulai curiga. Total yang disewakan ada 11 unit kendaraan,” ungkapnya.

Karena curiga dari pembayaran yang mulai terhambat inilah korban mengecek keberadaan salah satu GPS unitnya, hasilnya GPS dimatikan. Sehingga terungkap 11 mobil yang disewa pelaku di gadaikan oleh pelaku.

Menurut Wahyu, atas kejadian tersebut, korban mengalami kerugian Rp 2,168 miliar. Sebelas unit kendaraan bermotor milik korban ini digadakkan di sejumlah wilayah, antara lain di Kota Tegal, Kabupaten Tegal, Pemalang, hingga Brebes.

Pelaku sendiri berhasil diamankan petugas Satreskrim Polres Pekalongan Kota, saat bersembunyi di rumah kos di Tegal Selatan, Kota Tegal.

Selain membekuk pelaku, polisi juga mengamankan delapan unit kendaraan, seperti 2 unit Mitsubishi Expander, Toyota Innova Reborn, Toyota Yaris, 2 unit Honda Brio, Honda Mobilio dan Toyota Fortuner VRZ.

“Kami kenakan pasal 378, 372 KUHP dengan ancaman hukuman empat tahun penjara,” imbuh Wahyu. (ard/rif)