Anak Durhaka, Setelah Gigit Jari Tangan Ibunya Langsung Nyemplung Sumur

Proses evakuasi Adi Setiawan dari dalam sumur, kemarin. (Foto: istimewa)

Ungaran | Memo Jateng
Disengaja atau tidak, perilaku dari warga Rengas RT 01/ RW 06 Kelurahan Tambakboyo, Kecamatan Ambarawa, Kabupaten Semarang ini, Adi Setiawan (31) cukup aneh dan unik. Bagaimana tidak, Kamis (23/9) kemarin seusai menggit ibu jari dari ibu kandungnya, dia langsung nyemplung sumur yang ada dekat rumahnya.

Kontan saja, peristiwa tersebut membuat geger warga sekitar. Sementara akibat dari gigitan Adi, sang ibu mengalami luka yang cukup serius.

Menurut keterangan Ketua RW setempat, Budiyanto peristiwa tersebut terjadi pada kemarin pagi. Sekitar pukul 09.00, Wawan lari dari rumah langsung masuk ke dalam sumur. Hal itu diketahui banyak orang di sekitarnya.

“Saat itu saya akan menjenguk ibunya, yang katanya ibu jarinya digigit Wawan. Rencaanya kan ibunya akan kami bawa ke rumah sakit,” tambah Budiyanto.

Budi menjelaskan, ketika melihat Wawan kakri dan akan menuju ke sumur, dia sempat memanggil namanya berkali-kalai dengan tujuan untuk mencegahnya lari menuju ke arah sumur. Namun panggilan Budiyanto tidak digubris dan wawan langsung nyemplung sumur.

Di dalam sumur, kata Budiyanto, saat dia menengok di dalamnya terlihat Wawan sempat keluar masuk di dalam air. Hal itu menurutnya bisa jadi sebagai gerakan agar dirinya (Wawan) tidak tenggelam karena di kedalaman air

“Sempat saya ambilkan tali, hingga saya sempat bujuk untuk keluar naik keatas malah tidak mau, padahal sumur kedalaman 8 meter. Lalu saya hubungi BPBD Kabupaten Semarang untuk membatu mengeluarkan Wawan, ” tambahnya.

Dari pantauan di tempat kejadian, proses evakuasi lumayan lama. Hal itu dikarenakan wawan memberontak dan tidak mau untuk keluar dari dalam sumur.

Setelah dibujuk rayu akhirnya Wawan dapat dievakuasi sekitar pukul 12.30 dalam kondisi selamat. Menurut penuturan warga, selanjutnya pihak keluarga akan memeriksakan kondisi wawan, baik fisik maupun mental ke rumah sakit setempat. (dim/dik)