Kagum Wayang Kulit, Ashraff Dukung Perajin dan Suport Keberadaannya Harus Dipertahankan

Ashraff, Ketua Dekranasda Kabupaten Pekalongan
Ketua Dekranasda Kabupaten Pekalongan, Mukhtharuddin Ashraff Abu bersama Tim Dekranasda kabupaten Pekalongan. (Foto: Fira/Memo Jateng)

Kajen | Memo Jateng
Ketua Dekranasda Kabupaten Pekalongan, Mukhtharuddin Ashraff Abu bersama Tim Dekranasda kabupaten Pekalongan meninjau ke Industri Kecil Menengah (IKM) Wayang Kulit Desa Pait, Kecamatan Siwalan, Kabupaten Pekalongan Jawa Tengah, Rabu (22/0/2021) siang.

Ashraff sangat mengagumi akan keberadaan kerajinan wayang kulit di Pekalongan ini. Ia mengakui akan nilai seni kerajinan ini (kerajinan wayang) yang dinilainya berkualitas tinggi. Menurutnya selain pemasaran, Dekranasda kabupaten Pekalongan akan mencoba mengembangkan kerajinan wayang kulit ini dengan cara membuka pelatihan bagi anak muda.

“Selain pemasaran, kita akan coba bekerjasama dengan beliau-beliau ini, untuk pelatihan bagi anak-anak muda agar bisa dapat ide, ketrampilan untuk membuat wayang kulit seperti ini karena kita khawatir sekarang ini ketrampilan seperti ini sudah semakin langka apalagi di kalangan orang muda,” ucap Ashraff.

Lebih lanjut, Ashraff juga mengungkapkan kebahagiaannya karena dua orang pengrajin yang ia temui adalah anak muda yang menurutnya sangat luar biasa dalam menghasilkan kerajinan wayang kulit.

“Saya kagum dan akhirnya ingin tahu. Makanya kita memang harus mendatangkan pelajar bahkan dari tingkat Sekolah Dasar biar mereka dikenalkan sejak dini tentang budaya wayang kulit,” tandasnya.

Terakhir, Ashraff juga berharap para anak muda di luar sana juga antusias memiliki rasa ingin tahu tentang wayang kulit.

“Jangan sampai wayang ini hilang dari bumi Indonesia karena ini adalah budaya kita dari turun temurun,” harapnya.

Wayang kulit merupakan salah satu budaya asli Indonesia yang semakin langka. Untuk itu keberadaannya harus dipertahankan serta dikembangkan. (fir/jec)