Ketika Gibran Jadikan Anies ‘Role Model’ Tapi Ngaku Masih Nyaman di Solo

Ilustrasi dari voi.id

Solo | Memo Jateng
Di saat santer dorongan untuk maju ke Pilgub DKI Jakarta, Gibran Rakabuming Raka mengaku menjadikan Anies Baswedan sebagai role model. Akankan Gibran akan mengikuti jejak Anies menjadi Gubernur DKI?

Pernyataan Gibran tersebut bermula dari saling memuji antara Anies dan putra sulung Presiden Joko Widodo itu. Gibran menyebut Anies adalah role model dan kepala daerah yang sukses membangun Jakarta.

“Ya sekali lagi beliau (Anies Baswedan) itu role model, kepala daerah yang sukses yang membangun Jakarta,” terang Gibran Rakabuming kepada wartawan di Solo, belum lama ini.

Salah satu contoh kesuksesan Anies Baswedan yang dipaparkan Gibran adalah keberhasilan menangani penyebaran virus Corona. Menurutnya, Anies melakukan kerja yang cukup bagus dalam menangani Covid-19.

Terbukti dengan terus menurunnya kasus positif Covid-19 di wilayah DKI Jakarta. Padahal sebelumnya, angka kasus Covid-19 di ibu kota cukup tinggi dan bahkan tertinggi di Indonesia. Tetapi, sekarang kondisi Jakarta sudah cukup membaik dengan terus menurunnya angka penyebaran Covid-19.

“Positivity rate-nya rendah, BOR-nya dan sudah ditekan turun. Bagus sekali penanganan Covid-19nya di sana mitigasi Covid-nya bagus sekali,” puji Gibran Rakabuming.

Tak tergoda ke DKI
Meski menjadikan Anies contoh, Gibran mengaku belum tertarik mengikuti kontestasi Pilgub DKI. Dia mengaku masih ingin berada di Solo.

“Pilgub DKI? Tidak ada yang baru, saya di Solo saja,” ujar Gibran usai meninjau Rutan Kelas IA Solo, Rabu (15/9/2021).

Gibran menyebut Solo merupakan kota yang membuatnya nyaman. Dia pun belum berpikir untuk meninggalkan Kota Bengawan dan menjadi kepala daerah di DKI Jakarta. “Solo paling penak (nyaman), saya di Solo saja,” ulang Gibran.

Di sisi lain, Gibran mengaku banyak menemukan pekerjaan rumah (PR) yang harus diselesaikan selama menjabat sebagai wali kota. Gibran pun ingin menuntaskan PR-nya itu. “Saya di Solo saja, PR-nya masih banyak,” tuturnya.

Saat ditanya kemungkinan bakal mendaftar Pilkada DKI jelang hari terakhir seperti saat Pilkada Solo 2020 lalu, Gibran menampiknya. “Tidak, detik-detik terakhir apa,” cetus Gibran. (dtc/rip)