Jaga Kesehatan Ibu Hamil, Pemkab Kendal Canangkan Vaksinasi Covid-19

Bupati Kendal Dico M Ganinduto bersama Ketua TP PKK Wynne Frederica meninjau pelaksanaan vaksinasi bagi ibu hamil. (Foto: Istimewa)

Kendal | Memo Jateng
Kasus covid-19 di Kabupaten Kendal Jawa Tengah, sampai 15 September 2021 mencapai 16.303 kasus, dan yang meninggal mencapai 900 orang atau dengan angka (Case fatality Rate) CFR 5,5%. Sedangkan kematian karena Covid-19 pada ibu hamil ada sebanyak 16 kasus.
Demikian disampaikan Bupati Kendal Dico M Ganinduto yang didampingi Ketua Tim Penggerak PKK Wynne Frederica dan Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupten Kendal Ferinando Rad Bonay saat pencanangan vaksinasi untuk ibu hamil di Puskesmas Kendal II yang berada di Kelurahan Karangsari, Kamis (16/9).

Bupati Kendal mengucapkan terima kasih kepada Ibu-ibu hamil peserta vaksin yang telah bersedia datang untuk divaksin, guna menjaga kesehatan dan meningkatkan imun bagi dirinya maupun anak yang didalam kandungannya.

“Alhamdulillah Program vaksinasi bisa diberikan kepada Ibu Hamil. Ini merupakan upaya ikhtiar kita bersama untuk mencegah dan memutus rantai penularan Covid-19 bagi Ibu Hamil,” ucapnya.

Dikatakan, salah satu upaya pemerintah dalam penanggulangan covid-19 adalah dengan menggelar vaksinasi. Capaian vaksinansi bagi ibu hamil sampai saat ini sudah mencapai 1.681 ibu hamil (38,79%) dari jumlah sasaran ibu hamil sebanyak 4.334 ibu hamil di Kabupaten Kendal. “Maka dari itu, saya menekankan perlunya upaya bersama seluruh pihak terkait dalam mempercepat dan memprioritaskan vaksinasi untuk ibu hamil, mengingat kondisi mereka yang rentan terpapar Covid-19,” terangnya.

Dukungan agar vaksinasi segera bisa menyentuh seluruh masyarakat, khususnya ibu hamil juga disampaikan bupati. Pasalnya, vaksinasi adalah ikhtiar bersama dalam melindungi dan menyelamatkan warga Kendal dari ganasnya virus corona.

Kepala Dinkes Kendal Ferinando Rad Bonay menjelaskan, bahwa pencanangan vaksinansi covid-19 terhadap ibu hamil di wilayah Puskesmas Kendal II ada 70 orang dan diharapkan para Ibu hamil akan terlindungi dari kesakitan dan kematian akibat covid-19. (mon/rif)