Tersangka Korupsi Rp 2,2 M Dibekuk Kejati Jateng di Tegal

Jaksa saat menangkap M Nasir, tersangka kasus korupsi Rp 2,2 miliar (Foto: istimewa)

Semarang | Memo Jateng
Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Tengah menangkap warga Bumiayu, Tegal bernama M Nasir (46) terkait kasus dugaan korupsi senilai Rp 2,2 miliar. Nasir ditangkap di tempat tinggalnya di Tegal kemarin.

Asisten Tindak Pidana Khusus (Aspidsus) Kejati Jateng Sumurung P Simaremare mengatakan Nasir ditangkap Senin (30/8) petang. Nasir ditangkap setelah tiga kali mangkir saat dipanggil jaksa untuk dimintai keterangan.

“Setelah pemanggilan selama tiga kali yang bersangkutan sama sekali tidak hadir, kami berkordinasi dengan bidang Intelijen, dan mengamankan yang bersangkutan. Langsung kami bawa ke Kejati Jateng,” kata Sumurung dalam keterangan tertulisnya, Selasa (31/8/2021).

Nasir saat ini menjabat sebagai Kepala Seksi (Kasi) Dana PT BKK Jateng Cabang Brebes Kantor Paguyangan. Sumurung menjelaskan ada dugaan korupsi senilai Rp 2,2 miliar di PT BKK Jateng Cabang Brebes Kantor Paguyangan.

“Sementara kerugian negara yang dihitung secara acak mencapai Rp 2,2 miliar. Kami masih mengajukan permintaan penghitungan kerugian Negara ke BPKP,” ujarnya.

Sumurung menyebut Nasir diketahui tidak menyetorkan setoran deposito dan kredit milik nasabahnya ke kas kantor. Uang itu justru dia simpan untuk kepentingan pribadi.

“Adapun peran yang bersangkutan yakni, setoran deposito dan kredit yang diterima tidak disetorkan ke kas,” ungkapnya.

Atas perbuatannya Nasir dijerat dengan Pasal 2 ayat (1) UU RI No. 31 tahun 1999, subsidiair dengan Pasal 3 ayat (1) UU RI No. 31 tahun 1999 tentang Pemberantasan Tipikor sebagaimana telah diubah dengan UU RI No.20 tahun 2001 tentang Perubahan atas UU RI No.31 tahun 1999 tentang Pemberantasan Tipikor. (dtc/rip)