Gudang Pengemasan Oli Palsu di Brebes Digulung, 3 Pengedar Ditangkap

Kapolres Brebes AKBP Faisal Febrianto memperlihatkan barang bukti oli palsu. (Foto: Istimewa)

Brebes | Memo Jateng
Jajaran Unit Reskim Polsek Larangan dan Unit Tipiter Satreskrim Polres Brebes menangkap tiga pelaku pengedar oli palsu.

Ketiganya ditangkap di sebuah gudang yang digunakan untuk pengemasan oli palsu di Desa Siandong, Kecamatan Larangan Brebes. Sementara pemilik gudang diketahui telah kabur. Ketiga pelaku yang ditangkap yakni DA dan DH, warga Tangerang Banten serta MFA, warga Kecamatan Babakan Kabupaten Cirebon.

Ketiganya berperan membersihkan botol kosong oli berbagai merek, kemudian menyuling oli palsu dari drum ke dalam botol hingga mengemas botol. Sehingga mirip dengan isi oli merek yang sebenarnya.

Kapolres Brebes AKBP Faisal Febrianto mengatakan, gudang pembuatan oli palsu tersebut telah beroperasi sejak dua bulan lalu. Oli palsu tersebut dipasarkan di wilayah hukum Polres Brebes dan sekitarnya.

“Kronologinya kami dapat laporan dari masyarakat, kami lakukan pengembangan akhirnya kami bisa dapat tempat produksi oli palsu yang sudah berlangsung kurang lebih dua bulan,” kata Kapolres, Selasa (31/8/2021).

“Modusnya pelaku mengumpulkan bekas-bekas oli yang sudah terpakai kemudian diisi ulang dengan oli palsu. Untuk sementara kami masih lakukan pengecekan di Labfor. Untuk sementara hasil pemeriksaan oli palsu ini dipasarkan di Brebes dan sekitarnya,” katanya.

Kapolres mengimbau kepada masyarakat untuk berhati-hati saat membeli oli di pasaran dengan mengecek segel kemasan oli agar konsumen tidak dirugikan.

Dari tangan ketiga tersangka polisi juga menyita sejumlah barang bukti, yakni mesin pengoplos oli palsu, bahan baku oli hingga ratusan botol oli palsu siap edar.

Ketiga pelaku dijerat Undang-Undang Nomor 8 tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen dengan ancaman kurungan maksimal lima tahun penjara. (ine/rip)