TNI AL ‘Menyerbu’ Covid-19 di Tegal dengan 30 Ribu Dosis Vaksin

Gubernur Jateng Ganjar Pranowo, bersama Bupati Tegal Umi Azizah, dan Panglima Koarmada ll Laksda TNI Iwan Isnurwanto, saat memantau secara langsung kegiatan serbuan vaksinasi Covid-19 hari pertama berlokasi di Gor Trisanja Slawi, Kabupaten Tegal, Rabu (25/8/2021). (Foto: jatengprov.go.id)

Slawi | Memo Jateng
Dalam rangka mendukung program pemerintah untuk mempercepat tercapainya kelompok herd immunity, TNI Angkatan Laut Koarmada ll kembali menggelar “Serbuan Vaksinasi Covid-19” yang kali ini bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Tegal.

Program “Serbuan Vaksinasi” yang berlangsung selama dua hari mulai Rabu (25/8/2021) sampai Kamis (26/8/2021), terbagi di empat lokasi yaitu Gor Trisanja Slawi, Sarana olahraga Desa Kalibakung Balapulang, Objek Wisata Purwahamba Indah (Pur’in), dan tambahan satu lokasi di Pondok pesantren Ma’hadut Tholabah. Kegiatan dilaksanakan serentak mulai pukul 07.00 WIB – 16.00 WIB.

Koarmada ll menargetkan 30.000 dosis vaksin sinovac bisa terserap habis dengan prioritas masyarakat usia 18 tahun ke atas yang belum mendapat vaksin sama sekali.

Panglima Koarmada ll Laksda TNI Iwan Isnurwanto mengatakan, demi kelancaran jalannya kegiatan Koarmada ll bersama pihak terkait menyediakan sekitar 395 tenaga kesehatan yang bertugas sebagai vaksinator.

“Kami sangat berharap selama dua hari ini semuanya (vaksin) bisa dihabiskan. Kami sangat senang dan bangga jika dosis yang tersedia bisa dihabiskan tanpa sisa,” ungkap Pangkoarmada ll Laksda TNI Iwan.

Masih di lokasi yang sama, Gubernur Jateng Ganjar Pranowo, mengaku awalnya kaget ketika mendapat kabar bahwa TNI Angkatan Laut Koarmada ll berencana mengadakan kegiatan serbuan vaksin di Kabupaten Tegal.

Namun ia juga merasa senang dan berterima kasih, karena Ganjar menyebut kegiatan vaksinasi seperti ini merupakan bentuk ikhtiar supaya masyarakat aman dan bisa segera beraktivitas seperti biasa dengan suasana baru.

Ia pun tidak menampik sudah mendapat banyak aduan (protes) dari masyarakat yang menanyakan kapan sekolah dibuka, kapan wisata dibuka, tempat keramaian dibuka, dan lain-lain. Ganjar menegaskan semuanya belum bisa dibuka atau diperbolehkan beraktivitas kembali sebelum semuanya divaksin.

“Insyaallah mulai Agustus sudah mulai ditambah vaksinasinya, September makin banyak, Oktober sampai November bisa dibilang peak seasonnya. Pak presiden sudah menyampaikan jika di bulan Desember bisa menggenjot 70-80 persen masyarakat Indonesia tervaksin maka insyaallah kegiatan bisa terbuka kembali. Namun tetap menerapkan kebiasaan baru seperti memakai masker,” ungkap Ganjar.

Sementara itu Bupati Tegal Umi Azizah sangat senang karena mendapat tambahan bantuan 30 ribu dosis vaksin Covid-19 untuk warganya, mengingat sampai saat ini capaian vaksinasi di Kabupaten Tegal masih cukup jauh dari target.

“Dari 1,6 juta penduduk, kami menargetkan 1,2 juta yang divaksin. Dari target 1,2 juta sampai Selasa (24/8/2021) yang tervaksin baru 14 persen sehingga masih sangat jauh dari target. maka tambahan dari TNI AL ini sangat meringankan kami. Semoga vaksinasi dosis dua bisa dibawa kembali ke Kabupaten Tegal melalui kegiatan yang sama,” tutur Umi. (tri/rip)