60 Sekolah di Kendal Mulai Uji Coba PTM

Bupati Kendal Dico Mahtado Ganinduto memantau uji coba PTM. (Foto: harianjateng.com)

Kendal | Memo Jateng
Pemerintah Kabupaten Kendal menyiapkan sejumlah pelonggaran aktivitas masyarakat. Hal tersebut dilakukan seiring Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 3 di wilayah tersebut.

Pelonggaran tersebut rencananya bakal dilakukan secara bertahap. Salah satunya adalah kegiatan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di lingkungan pendidikan.

“Pemukaan Pembelajaran Tatap Muka terbatas akan diuji coba pada Rabu 25 Agustus 2021 pada 60 sekolah dari 160 sekolah yang diusulkan,” jelas Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Kendal Wahyu Yusuf Akhmadi, seperti dikutip dari kendalkab.go.id, pada Rabu (25/8/2021).

Sekolah yang melakukan uji coba PTM tersebut terdiri dari 20 Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), 20 Sekolah Dasar (SD), dan 20 SMP (Sekolah Menengah Pertama).

Wahyu menyebut bahwa komunikasi dan koordinasi terus dilakukan antara Disdikbud Kabupaten Kendal dengan Koordinator Wilayah Kecamatan Disdikbud. Sebelum melakukan uji coba PTM, pihak sekolah mesti menyiapkan Daftar Periksa Data Pokok Pendidikan (Dapodik) untuk memastikan kesiapan.

Sejumlah syarat juga mesti dipenuhi, seperti tersedianya toilet bersih, sarana cuci tangan dengan sabun dan air mengalir, serta hand sanitizer di tiap kelas. Pihak sekolah juga mesti menyemprotkan disinfektan di setiap ruangan sebelum PTM dimulai. Pemeriksaan suhu tubuh tenaga pendidik dan peserta didik juga mesti dilakukan.

“Kemudian pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka dengan kapasitas maksimal jenjang PAUD 5 peserta didik, jenjang SD 14 peserta didik, dan jenjang SMP 16 peserta didik,” jelas Wahyu.

Wahyu juga menambahkan bahwa pembagian rombongan belajar atau sistem shift bakal diperlakukan selama uji coba PTM tersebut. Seluruh Satuan Pendidikan juga diwajibkan menggunakan masker sebanyak 3 lapis.

Bupati Kendal Dico M Ganinduto berharap agar uji coba PTM di Kabupaten Kendal dapat berjalan dengan lancar. Selain itu, Dico juga berharap agar kegiatan tersebut tak sampai memunculkan klaster kasus Covid-19 baru di lingkungan pendidikan.

“Pembukaan seluruh aktivitas masyarakat yang mulai dilonggarkan harus dibuka secara bertahap sesuai kemampuan. Harus ada piloting yang menjadi acuan sebelum seluruhnya dibuka,” jelas Dico.

Sebelumnya, selain Kendal, ada 3 wilayah lain di Jawa Tengah yang bakal melakukan uji coba PTM. Ketiga wilayah tersebut adalah Kabupaten Jepara, Kabupaten Rembang, dan Kabupaten Semarang.

Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen menyebut bahwa kegiatan PTM belum diuji cobakan secara luas karena vaksinasi pelajar di Jawa Tengah masih tergolong rendah.

“Vaksinasi di tingkat pelajar kami anggap masih rendah, maka kami belum berani melakukan tatap muka secara langsung, namun akan ada edukasi-edukasi bagaimana nanti tata cara pembelajaran tatap muka akan berlangsung,” jelasnya. (hum/rip)