Takluk Pada PPKM, Pedagang Pantai Widuri Kibarkan Bendera Putih

Pedagang sirkuit Pantai Widuri, Kabupaten Pemalang mengibarkan bendera putih saat berunjuk rasa ke kantor Disparpora. (Foto: Suara Merdeka)

Pemalang | Memo Jateng

Ibu-ibu pedagang di areal sirkuit objek wisata Pantai Widuri Pemalang mengibarkan bendera putih sebagai tanda tak sanggup lagi menghadapi kondisi di masa pemberlakukan pembatasan kegiatan masyartakat (PPKM).

Pengibaran bendera putih dilakukan saat berujuk rasa di depan kantor Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahrga (Disparpora), Rabu (4/8/2021).

Hal itu terjadi karena mereka sudah sebulan tak bisa berjualan. Sirkuit tempat mereka berjualan tutup akibat PPKM. Sembari membawa spanduk bertuliskan aspirasi, para pedagang menumpahkan kekesalanya.

“Kami minta sirkuit dibuka agar bisa berjualan lagi, kami tidak mau mati konyol, sudah sebulan gak berjualan, apalagi anak saya juga masih kecil-kecil,” kata salah satu pedagang, Linasari.

Menurut dia, sebaiknya jam operasional saja yang diubah seperti sebelumnya, yaitu buka jam 06.00 pagi lalu tutup pukul 14.00, asalkan bisa berjualan, jangan ditutup.

Semetara itu Wakil Ketua Paguyuban Pedagang Sirkuit Aliyah mengatakan, kedatangan para pedagang ke Disparpora adalah untuk menyampaikan aspirasi dan menuntut keadilan. Menurutnya, beberapa pedagang di Pantai Widuri terutama di pinggir jalan sebelah utara sudah diperbolehkan berjualan.

“Kami punya anggota 125 pedagang di areal sirkuit dan itu belum termasuk asongan, intinya kami menyampaikan aspirasi,” ujarnya.

Pelaksana Tugas Kepala Disparpora Ali Mukharom mengatakan Kabupaten Pemalang dalam pandemi Covid-19 ini melaksanakan PPKM Level 4.

“Ketentuan-ketentuan dalam PPKM Level 4 itu ada

lah kebijakan pemerintah pusat, kami hanya bisa menampung aspirasi pedagang untuk disampaikan kepada pimpinan kami,” kata Ali saat diwawancara wartawan.

Kabupaten Pemalang sendiri melaksanakan PPKM Darurat Jawa-Bali kemudian diperpanjang dengan PPKM Level 3. Selanjutnya diperpanjang lagi dengan melaksanakan PPKM Level 4 alias naik level.

Sementara itu pada saat pelaksanaan PPKM Level 3 penanganannya dilakukan sama seperti Level 4. Banyak pembatasan-pembatasan aktifitas masyarakat.

Sampai Rabu (4/8/2021), pembasatan masih dilakukan hanya saja untuk penyekatan jalan diberlakukan buka tutup pada jam-jam tertentu. (SM/tin)