Warga Pekalongan Tetap Gelar Salat Idul Adha dan Tradisi Syukuran Meski PPKM Darurat

0 3
Warga di Kelurahan Pekuncen Kecamatan Wiradesa Kabupaten Pekalongan menggelar selamatan usai melaksanakan salat Idul Adha. (Foto: iNews)

Kajen | Memo Jateng

Di tengah ganasnya penularan COVID-19 dan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat , warga di Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah, tetap menggelar salat Idul Adha, Selasa (20/7/2021).

Bukan hanya menggelar salat Idul Adha , mereka juga tetap menggelar tradisi syukuran dengan makan-makan bersama. Jamaah berdoa bersama, lalu saling bertukar makanan dan dinikmati bersama untuk mempererat silaturahmi dan menambah kerukunan di kampung.

Warga juga menggelar doa bersama, agar pandemi COVID-19 segera berakhir. Hal itu salah satunya terlihat di Kelurahan Pekuncen, Kecamatan Wirades, Kabupaten Pekalongan. Protokol kesehatan, juga diterapkan dalam pelaksanaan salat Idul Adha.

Pengurus Mushala Al Huda Kelurahan Pakuncen, Cahyoto Rahman mengatakan, tradisi tetap dilaksanakan jamaah dengan menerapkan protokol kesehatan. “Kami juga menyembelih hewan kurban, dan menggelar doa bersama untuk leluhur kami, serta berdoa agar pandemi COVID-19 segera berakhir,” tuturnya.

Warga membawa makanan dari rumah masih-masing dan diletakkan dalam Mushala Al Huda. Berbagai makanan seperti aneka kue, buah-buahan, makanan tradisional, nasi berkat, nasi megono, mie, dan juga minuman dikumpulkan jadi satu. Setelah doa selesai, warga kemudian saling bertukar makanan dan menikmati makan bersama ini di mushala. (sin/rep)

Leave A Reply

Your email address will not be published.