PPKM Darurat, Tiga Pintu Exit Tol di Kendal Disekat

0 6
Suasana penyekatan di exit tol Kendal dalam rangka PPKM Darurat. (Foto: swarakendal.com)

Kendal | Memo Jateng

Jajaran Satlantas Polres Kendal telah melakukan penutupan 3 exit tol di Kabupaten Kendal dengan barikade atau pembatas jalan mulai Jumat 15 Juli pukul 00.00 WIB sampai 22 Juli nanti. Yakni di exit tol Weleri, Kaliwungu dan Pegandon.

Kasatlantas Polres Kendal, AKP Heri Condro Ribowo mengatakan, sebanyak 18 anggota kepolisian disiapkan untuk berjaga di exit tol Weleri dan Kaliwungu. Sedangkan exit tol Pegandon dilakukan penutupan secara paten dengan menggunakan pembatas jalan disertai rantai tanpa dijaga petugas.

“Penjagaan dilakukan selama 24 jam,” katanya.

Dikatakan, untuk exit tol Weleri dan Kaliwungu, akses masuknya tetap dibuka untuk kendaraan yang termasuk sektor esensial dan kritical. Sejumlah petugas kepolisian disiagakan untuk memeriksa kelengkapan surat-surat terhadap pengendara yang akan masuk, sekaligus menjaga pintu exit tol. Sektor esensial dan kritical harus membawa Surat Tanda Registrasi Pekerja (STRP) dari kepolisian.

“Selain itu juga menunjukkan surat bukti vaksinasi dan swab antigen,” ujarnya.

AKP Heri Condro mengatakan, bagi kendaraan yang masuk sektor esensial dan kritical, seperti keuangan, IT dan komunikasi, hotel, industri ekspor, pelayanan publik, energi, kesehatan, keamanan, industri makanan dan minuman, logistik dan transportasi, petrokimia, konstruksi, penanganan bencana, proyek strategis dan beberapa sektor esensial lainnya diperbolehkan keluar tol.

“Bagi kendaraan yang tidak masuk sektor esensial dan kritical, dipaksa masuk kembali ke jalur tol,” katanya.

Waka Polsek Kaliwungu, Iptu Agus Suwandi saat bertugas di Exit Tol Kaliwungu mengatakan, pada Jumat siang sudah ada seratus lebih kendaraan yang melintas pintu exit tol Kaliwungu. Terdiri dari berbagai jenis, ada truk, mobil pribadi, dan lainnya.

“Sebagian besar harus putar balik, karena tidak membawa kelengkapan surat keterangan, seperti STRP, surat vaksin dan surat tes swan antigen,” jelasnya.

Selain itu, petugas gabungan juga bersiaga melakukan penyekatan di arteri jalan pantura Weleri. Sebanyak 15 personel dari TNI Polri, Dishub dan Satpol PP melakukan penyekatan dengan memeriksa kendaraan dari arah Jakarta.

Bagi pengendara yang tidak bisa menunjukkan kelengkapan tes swab antigen dan bukti vaksinasi akan diputarbalikkan ke tempat asal. (swa/rep)

Leave A Reply

Your email address will not be published.