Polisi Gagalkan Peredaran Ganja 2,2 Kilogram di Solo

0 5
Wakapolresta Solo AKBP Gatot Yulianto (tengah) didampingi Kasatresnarkoba Kompol M Rikha Zulkarnaen (kanan) dan Kasubag Humas Ipti Umi Supriati dalam gelar perkara ungkap kasus narkoba di Mapolresta Solo, Selasa (29/6/2021). (Foto: Polresta Solo)

Solo | Memo Jateng

Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polrestas Solo menggagalkan penjualan ganja seberat 2,1 kilogram. Selain itu, total ada 15 kasus yang berhasil diungkap sepanjang bulan Juni.

Tak hanya ganja, kepolisian juga mengamankan barang bukti lain yakni sabu-sabu dengan total 46,65 gram.

Dalam jumpa pers, Wakapolresta Surakarta AKBP Gatot Yulianto mewakili Kapolresta Kombes Pol Ade Safri Simanjuntak menyebut ungkap kasus tersebut termasuk berukuran besar.

“Ini merupakan capaian luar biasa. Dalam 15 kasus tadi itu, ada 2 kasus menonjol yang  barang buktinya cukup banyak,” kata Gatot didampingi Kasatresnarkoba Kompol M Rikha Zulkarnaen di Mapolresta Solo, Selasa (29/6/2021).

Gatot menerangkan, pada tanggal 21 juni tepatnya pada 15.00 WIB mendapatkan informasi dari masyarakat. Dari informasi itu, lanjut Gatot, telah melakukan peneyelidikan dan penggeledahan di rumah tersangka inisial AO dan didapatkan barang bukti sebanyak 22 gram.

“Kemudian hasil dari penangkapan tersangka tersebut, ternyata sabu itu didapat dari seseorang berinisial B,” jelasnya.

Menurutnya, saat ini, inisial B masih dalam proses penyelidikan. Tersangka dijerat dengan pasal 114 ayat (2) sub pasal 112 ayat (2) UU Nomor 35 tahun 2009 dengan ancaman hukuman minimal 5 tahun maksimal 10 tahun dengan denda minimal Rp 1 miliar dan maksimal Rp 10 miliar.

“Kemudian kasus yang kedua, tersangka inisial HP dan RI. Pada tanggal 23 Juni pada pukul 23.30 WIB, pertama kita tangkap tersangka inisial HP dengan ganja seberat 38 gram di rumahnya tepatnya di Kampung Baru, Pasar Kliwon,” tuturnya.

Mantan Kapolres Brebes  itu menambahkan, dari penangkapan tersangka HP, pihaknya melakukan pengembangan penyidikan.

“Ternyata didapat dari saudara RI dengan melakukan penggeledahan di rumahnya barang bukti ganja lagi seberat 2,1 kilogram yang siap edar di wilayah Surakarta semuanya ini,” tegasnya.

Sementara Kasatresnarkoba Kompol M Rikha Zulkarnaen menyebut ganja seberat 2,1 kilogram itu jika ditaksir berkisar Rp 40 juta.

“Kita terus melakukan pengembangan dalam kasus ini. Termasuk barang didapat dari mana,” pungkas mantan Kapolsek Banjarsari tersebut. (sua/rea)

Leave A Reply

Your email address will not be published.