Terseret Arus Sungai Tuntang Demak, Pelajar SMP Ditemukan Tewas Mengambang

0 4
Tim SAR gabungan mengevakuasi jasad korban yang tenggelam di Sungai Tuntang Demak, Minggu (20/6/2021). (foto: Dok SAR)

Demak | Memo Jateng

Peringatan bagi siapapun — apalagi untuk yang tidak bisa berenang — jangan sekali-sekali melakukan aktivitas berbahaya di sungai, karena akan berisiko tenggalam atau terbawa arus.

Damirdans Albar Zein (15 ), pelajar SMPN 1 Karangturi yang tenggelam terbawa arus Sungai Tuntang Desa Karangsari Kabupaten Demak, akhirnya ditemukan. Tim SAR gabungan berhasli mengevakuasi korban dalam kondisi meninggal dunia, Minggu (20/6/2021) pukul 09.15 WIB.

“DAZ berhasil ditemukan ke arah Barat dalam posisi mengambang tepatnya di Desa Ploso jarak dari tempat kejadian kurang lebih 6 km. Selanjutnya korban dibawa ke RSUD Kalijaga Demak untuk pemeriksaan medis” kata Kepala Basarnas Semarang, Nur Yahya.

“Pencarian melibatkan berbagai unsur tim SAR gabungan di antaranya Basarnas, BPBD, Polsek, Koramil, Ubaloka, Relawan Kalijaga dan masyarakat sekitar. Dengan ditemukannya korban maka operasi SAR dinyatakan selesai dan tim SAR gabungan kembali kesatuannya masing-masing” katanya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Jumat sekitar pukul 15.30 WIB, DAZ bersama dua temannya mandi di Sungai Tuntang. Saat asik mandi tiba-tiba DAZ terbawa arus Sungai Tuntang. Kedua temannya sudah berusaha menolong meraih tubuh korban namun tidak berhasil .

Saat kejadian Sungai Tuntang arus deras, DAZ yang merupakan warga Desa Karangsari RT 01 RW 01 Kecamatan Karangtengah, Kabupaten Demak itu tidak bisa berenang menyelamatkan diri akhirnya hanyut tenggelam.

“Mereka lorotan di pereng sungai itu, karena ada tempat kemiringan di sungai itu jadi anak lorotan di situ dari atas sampai ke bawah. Ternyata dari anak itu lorotannya sampai ke tengah, sehingga anak itu karena tidak bisa berenang anak itu tenggelam ke sungai itu,” jelasnya.

“Namun teman-teman yang diajak bermain tadi tidak berani melaporkan kepada orang tua atau warga yang lain, sehingga anak-anak itu selesai bermain di sungai dan pulang,” sambung Raswan.

Dengan informasi tersebut, Koordinator Basarnas Pos SAR Jepara Whisnu Yuas langsung memberangkatkan 1 tim rescue untuk melakukan pencarian disertai alut peralatan SAR air.

Pencarian dengan metode penyisiran sungai dengan perahu karet dari tempat kejadian ke arah Barat kurang lebih 6 km. Kondisi kedalaman Sungai Tuntang kurang lebih 5 meter dengan lebar mencapai 20 meter. (eta/raf/rif)

Leave A Reply

Your email address will not be published.