Duda Tua Ditantang Nikah Lagi, Warga Se-RT Pikul Biayanya

Taryono diarak keliling kampung oleh para tetangganya. Kegembiraan yang bakal dikenang selama-lamanya. (Foto: Istimewa)

Pemalang | Memo Jateng

Pernah terbayangkan, menikah gratis, dengan panitia warga se-RT, bahkan diarak keliling kampung oleh warga?

Inilah yang dialami Taryono (51), warga Kelurahan Mulyoharjo, RT 003/RW 014 Kecamatan Pemalang, Kabupaten Pemalang. Pernikahannya dengan tetangga RT-nya, Warniah (48), yang digelar Sabtu (22/5/2021) lalu, membuat viral di sosial media.

Bagaimana tidak, pernikahan Taryono dengan wanita pilihanya tersebut berpanitiakan warga Se-RT. Bahkan, semua biaya juga yang menanggung warga di RT setempat!

Taryono mengisahkan, pernikahannya dengan wanita pilihannya tersebut justru berawal dari acara tantangan dari warga untuk dirinya, agar segera menikah.

“Saya ditantang warga untuk segera menikah, dua bulan yang lalu. Saat itu di lapangan bulutangkis. Kalau menikah, maka akan dibantu warga semuanya,” katanya.

Setelah mendapatkan tantangan itu, dia kemudian mencari wanita yang akan dinikahinya. Dalam waktu dua bulan ia mendapatkan calon mempelai wanita.

“Setelah pendekatan dan lain-lain, saya temukan jodoh. Saya katakan pada warga, saya siap menikah. Dan warga menyiapkan semuanya,” katanya.

Setelah mengatakan hal itu, tidak menunggu lama, warga langsung menyiapkan segala keperluannya. Pada keesokan harinya Taryono pun menikah setelah sebelumnya ia diarak oleh warga dengan menggunakan tandu keliling kampung.

Warga begitu kompak menyiapkan segala sesuatu acara untuk pernikahan Taryono. Perlengkapan pernikahan seperti tenda, busana, serta tata rias pengantin, dan busana para pengiring juga sudah disiapkan warga. Bahkan sebuah tandu untuk mengarak Taryono disiapkan warga.

“Semua endorse alias disponsori, saya hanya bawa badan,” ujar Taryono, yang setiap harinya sebagai pengemudi truk itu, sambil nyengir.

“Alhamduliah saya bersyukur, di tengah pandemi Covid-19, di tengah serba kesulitan,  warga membantu saya. Jadinya saya bisa ngirit. Untuk biaya yang saya keluarkan hanya untuk biaya KUA,” imbuhnya.

Sementara itu, Ketua RW 014 Mulyoharjo, Salam Munarso (48) menuturkan, biaya acara pernikahan Taryono total sekitar Rp 12 juta.

“Semua dari warga, baik dari hiburan maupun arak-arakan. Bahkan warga lelaki sampai dandan jadi perempuan untuk mengantar Taryono, dan memeriahkan acara,” katanya.

Ia menceritakan, pernikahan tersebut memang berawal dari acara tantangan untuk segera menikah.

“Kalau Taryono berani menikah dengan tetangganya, warga akan bantu berbagai macam keperluan dalam acara pernikahan,” ucapnya.

Taryono sendiri adalah duda dengan jumlah anak total 6. Dari istri pertama anak dua, istri kedua anak dua, namun dengan istri kedua ia cerai 2004. Lalu nikah lagi anaknya dua, dan cerai lagi pada 2014.

Luar biasa! (hin/rif)