Pemancing Yang Hilang Terseret Arus Akhirnya Ditemukan

0 25
Tim SAR bekerja keras menemukan korban yang terseret arus. (Foto: Istimewa)

Pati | Memo Jateng

Pencarian terhadap Dwi Saputra (35), warga Desa Kayen  RT 07/01 Kecamatan Kayen, Pati yang terseret arus sungai Jeratun Pati pada Minggu (23/5/21), akhirnya membuahkan hasil. Korban ditemukan oleh tim SAR gabungan dalam keadaan meninggal dunia pada Senin (24/5/2021).

“Korban ditemukan tim pukul 8 tadi pagi kurang lebih 100 meter dari lokasi. Ditemukan dalam kondisi mengambang,” ungkap Nur Yahya Kepala Basarnas Semarang.

Seperti diberitakan sebelumnya, Dwi Saputra diketahui hanyut tenggelam saat hendak memancing pada hari minggu siang jam 1. Dengan menggunakan ember bekas cat 25kg dia berusaha mencari spot memancing. Namun naas karena arus deras ember terbalik sehingga korban yang berprofesi sebagai satpam tersebut hanyut dan tenggelam.

“Korban berhasil dievakuasi dan dibawa ke rumah duka. dengan ditemukannya korban, operasi SAR ini resmi kami tutup dan terimakasih atas keterlibatan semua pihak,” pungkas Yahya.

Berdasarkan informasi yang didapat, Minggu (23/5) sekitar pukul 13.00.WIB Korban menyeberang sungai Jeratun dengan menggunakan ember bekas cat 25 Kg dengan tujuan hendak mencari spot mancing. Karena arus cukup kencang, kemudian korban terseret arus sungai dan tenggelam.

Korban yang berprofesi sebagai satpam tersebut terakhir memakai kaos lengan panjang warna biru dibahu list warna hitam, menggunakan celana training hitam dengan tinggi badan sekitar 170 CM

“Diduga korban terbawa arus deras tidak bisa menyelamatkan diri hanyut tenggelam,” ungkap Kepala Basarnas Semarang Nur Yahya

Dengan informasi tersebut Kepala Basarnas Semarang memerintahakan Koordinator pos SAR Jepara Whisnu Yuas memberangkatkan 1 tim rescue untuk melakukan pencarian dan pertolongan disertai alaut peralatan SAR air.

Rencana pencarian tim SAR gabungan dibagi menjadi 3 Search Rescue Unit (SRU ) SRU 1 melaksanakan penyisiran dengan perahu karet dari tempat kejadian kurang lebih 3 KM, SRU 2 melaksanakan penyisiran pinggir sungai dari Desa Kosean ke arah Utara sejauh 3 KM dan SRU 3 penyisiran dari Desa Tanjung sejauh 3 KM.

“Kondisi kedalaman sungai Jeratun kurang lebih 3 meter dengan lebar 6 meter, semoga tim SAR gabungan diberi kemudahan dalam pencarian dan korban cepat ditemukan,” tuturnya. (fat/rif)

Leave A Reply

Your email address will not be published.