PDI Perjuangan Bocorkan Kriteria Calon Presiden

Puan Maharani saat menghadiri rangkaian HUT ke-48 PDI Perjuangan di Kota Semarang pada Sabtu 22 Mei 2021. (Foto: Istimewa)

Semarang | Memo Jateng

Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI Perjuangan) mulai memanaskan mesin politik menjelang Pilpres 2024. Untuk menentukan siapa yang akan diusung kedepannya, PDI Perjuangan telah menentukan tiga kriteria.

Ketua DPP PDI Perjuangan Bidang Pemenangan Pemilu, Bambang Wuryanto mengatakan kemenangan PDI Perjuangan pada Pilpres 2024 merupakan target mutlak yang mesti diraih. Pada hakikatnya, salah satu tujuan parpol adalah merebut kekuasaan secara konstitusional.

Namun, siapa yang akan diusung PDI Perjuangan dalam Pilpres 2024, belum ada nama.

“Setiap orang boleh mengeluarkan teorinya. Tapi setidaknya ada teori yang valid dan firm yang menyatakan bahwa memilih seorang pemimpin nomor satu adalah cek track recordnya,” kata Bambang pada acara Pembukaan Pameran Foto Esai Marhaen dan Foto Bangunan Cagar Budaya oleh Ketua DPR RI Puan Maharani di Panti Marhaen Kota Semarang, Kantor DPD PDI Perjuangan Jateng, Sabtu (22/5/2021).

Dalam acara itu, hadir Ketua DPP PDI Perjuangan Puan Maharani, Sekretaris DPD PDI Perjuangan Jateng Bambang Kusriyanto, Bendahara Agustina Wilujeng, Kepala Daerah di Jateng dari PDI Perjuangan, anggota Fraksi PDI Perjuangan di DPR RI, DPRD Jateng dan 35 kabupaten/kota di Jateng.

Selanjutnya, Bambang yang juga menjabat sebagai Ketua DPD PDI Perjuangan Jateng ini menyebut tiga kriteria pemimpin yang patut diusung nantinya. Tiga kriteria itu diketahui setelah dilakukan penelusuran rekam jejak pada yang bersangkutan.

“Dari penelusuran rekam jejak, akan diketahui tiga hal. Karakternya, kompetensinya dan kapasitasnya,” tandas pria yang akrab disapa Bambang Pacul ini.

Menurutnya, tiga hal ini harus dimiliki calon pemimpin yang akan diusung PDI Perjuangan. Nilai dari tiga kriteria ini pun mesti bagus.

Di sisi lain, Puan juga mengingatkan pada seluruh jajaran partainya untuk menjaga soliditas. Menurut Puan, soliditas adalah kunci untuk dapat menghadapi dinamika politik ke depan.

Ia juga meminta kader dan tiga pilar PDI Perjuangan, di struktural, legislatif, dan eksekutif, untuk taat asas dan disiplin menjalankan instruksi partai. “Tetap dalam satu barisan partai yang terpimpin,” kata Puan.

“Tidak dibenarkan ada kader yang di luar barisan. Pimpinan partai di setiap tingkatan agar memastikan seluruh kader dan tiga pilar partai berada dalam barisan yang solid dan kompak,” ucap perempuan pertama yang menjadi Ketua DPR RI tersebut.

Puan menegaskan, langkah dan tujuan PDI Perjuangan tidak berhenti hanya sampai memenangkan pemilu secara demokratis. Tetapi, kader-kader PDI Perjuangan di eksekutif, legislatif, dan struktural, harus bahu membahu mewujudkan kesejahteraan masyarakat sesuai ideologi Pancasila dan jalan Trisakti. (fat/rif)