Bu Kadus Ini Merekam Adegan Mesumnya, Bikin Malu Kendal Saja!

0 778
Screenshot dari video. (Foto: IST)

Kendal | Memo Jateng

Peringatan keras “jangan bugil di depan kamera!” tampaknya tak ampuh lagi. Buktinya masih banyak orang masih senang merekam adegan terlarang atau tubuh telanjangnya dengan HP atau kamera. Perkara itu bakal berbuah aib, itu masalah belakang.

Peristiwa tersebarnya video mesum kembali terjadi. Kali ini di Kendal. Warga di kabupaten area pantura itu tentu saja heboh. Maklum, video mesum pasangan kekasih tersebut pelaku perempuannya adalah salah satu kepala dusun di Kecamatan Rowosari.

Rekaman video berdurasi 59 detik ini diduga sengaja dibuat oleh kedua pelaku. Tampak dalam video keduanya dalam kondisi telanjang di tempat tidur. Video tersebut sudah beredar luas di masyarakat dalam dua hari terakhir.

Plt Camat Rowosari Saefudin mengatakan, salah satu kepala desa di Kecamatan Rowosari telah menemuinya dan mengadukan soal beredarnya video syur yang diduga dilakukan oleh salah satu kadusnya.

“Selasa 18 Mei ada seorang kades menemui saya. Dia menceritakan adanya video syur yang viral beredar di masyarakat, yang dilakukan kadusnya. Masih sebatas itu saja dan belum menunjukkan videonya,” katanya saat dihubungi, Rabu (19/5).

Saefudin menjelaskan, sejauh ini juga belum ada aduan dari masyarakat terkait video syur yang diduga dilakukan oleh ibu kepala dusun tersebut. Pihak kecamatan akan bertindak jika sudah pengaduan dari masyarakat Rowosari terkait video viral.

“Hingga saat ini kami pihak Kecamatan Rowosari sama sekali belum menerima aduan beredarnya video syur tersebut. Kalau sudah ada aduan dari masyarakat baru kami bertindak. Saya saja belum melihat videonya dan baru dengar cerita video syur itu dari kadesnya,” katanya.

Namun, jika ternyata benar, Saefudin mengaku menyayangkan tindakan atau perbuatan tidak senonoh yang diduga dilakukan oleh oknum kadus di Kecamatan Rowosari. Apalagi, oknum kadus tersebut merupakan tokoh masyarakat.

“Apabila itu benar dilakukan oleh oknum kadus tersebut, saya sangat menyayangkan perbuatan tidak senonoh yang dilakukan oknum kadus. Dia itu tokoh masyarakat yang harusnya menjadi panutan warganya malah berbuat asusila seperti itu,” katanya.

Sementara itu, jajaran satreskrim Polres Kendal tengah mengembangkan penyelidikan kasus tersebut dengan menyiapkan surat pemanggilan saksi-saksi.

Kasatreskrim Polres Kendal AKP Tri Agung Suryomicho mengatakan, Kapolres Kendal AKBP Raphael Sandy Cahya Priambodo memerintahkan jajaran Reskrim untuk mengungkap siapa pembuat dan penyebar video porno tersebut.

“Pak KaPolres sudah tahu kasus ini dan beliau memerintahkan (anggotanya) untuk mengungkap kasus video syur. Baik itu motif dan penyebarnya,” tuturnya, Rabu (19/5).

Bahkan, Rabu (19/6) malam tadi, pihaknya telah membuat surat pemanggilan terhadap saksi-saksi yang ditujukan kepada Plt Camat Rowosari, Saefudin dan Kades Bulak, Zaenal Alimin, yang rencananya akan dilakukan pemeriksaan Kamis, (20/5) pagi ini. (eko/rif)

Leave A Reply

Your email address will not be published.