Spirit “Jas Merah” dalam Peringatan HUT Kabupaten Tegal ke-420

Bupati Umi Azizah memimpin peringatan HUT Kabupaten Tegal ke-420. (Foto: Faerus Jameelah)

Slawi | Memo Jateng

Kirab Pataka yang di mulai dari Rumah Dinas Bupati Tegal menuju Gedung DPRD merupakan rangkaian acara puncak peringatan hari jadi Kabupaten Tegal ke- 420, Selasa (18/5).

Kegiatan tahun ini peringatan HUT Kabupaten Tegal digelar secara sederhana tanpa arak-arakan yang melibatkan unsur masyarakat seperti tahun tahun sebelumnya.

Pada peringatan tahun ini hanya dihadiri oleh Bupati Tegal Umi Azizah, Wakil Bupati Sabilillah Ardie, segenap unsur Forkopimda, Kepala OPD, Sesepuh keluarga Kalisoka, dan lain lain.

Bupati Umi Azizah mengingatkan pejabat Pemkab Tegal, para ASN untuk bisa menjadi contoh teladan dalam menerapkan protokol kesehatan baik di rumah maupun dilingkungan pekerjaan.

Menurut bupati, perkembangan kasus Covid-19 di Kabupaten Tegal sejak April hingga awal Mei bisa dibilang memprihatinkan. Jika sebelumnya di bulan Maret kasus Covid-19 di Kabupaten Tegal melandai yang ditandai dengan adanya pasien terkonfirmasi dibawah dua digit.

“Hal ini menandakan bahwa saat ini kita belum aman dari Covid-19. Untuk itu kepada seluruh masyarakat agar selalu menerapkan Protokol Kesehatan 5 M, memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menghindari kerumunan dan mengurangi mobilitas,” ungkap Umi

Mengapa tetap melaksanakan kegiatan peringatan hari jadi ini, Umi Azizah mengatakan pepatah “Jas Merah” (jangan sekali-sekali melupakan sejarah).

“Kita jangan melupakan perjuangan para leluhur, sehingga kita bisa merasakan kondisi seperti saat ini. Dengan segala keterbatasan dan semangat pantang menyerah, ini harus menjadi contoh bagi generasi penerus bangsa,” papar Bupati Umi. (fae/rif)