Karyawan Pabrik Tekstil Meninggal di Kos

0 22
Petugas memeriksa kondisi mendiang Indra Kelana. (Foto: Istimewa)

Sragen | Memo Jateng

Seorang karyawan pabrik tekstil asal Rejowinangun, Kecamatan Kademangan, Blitar, Jawa Timur, bernama Indra Kelana (37) ditemukan meninggal dunia di kosnya di Dukuh Paingan, RT 016, Desa Purwosuman. Sidoharjo, Sragen, Minggu (16/5/2021) malam. Berdasarkan hasil pemeriksaan tidak ditemukan tanda-tanda penganiayaan.

Warga Purwosuman yang juga pemilik rumah kos, Anung Sulistiyanto (49) menyampaikan korban tinggal di kos baru setahun terakhir.

Dia mengatakan, sebenarnya Senin (17/5) Indra hendak masuk kerja di pabrik yang ada di Purwosuman. Istri korban yang tinggal di Bojonegoro, Jawa Timur, tutur Anung, menghubungi korban sejak siang namun korban tak kunjung mengangkat ponselnya.

“Istri korban kemudian menghubungi teman korban tetapi beda perusahaan untuk mengecek ke kos. Teman korban itu datang ke kos dan bersama temannya mengecek kamar korban. Ternyata pintu kamar terkunci tetapi jendela terbuka. Teman korban itu melihat dari jendela dan masuk membangunkan korban. Ternyata korban sudah meninggal dunia,” ujarnya, Senin.

Anung menuturkan, atas kejadian itu pintu kamar dibuka dan warga melaporkan kejadian itu ke ketua RT setempat dan dilanjutkan ke Polsek Sidoharjo. Dari pemeriksaan luar tidak ada tanda-tanda penganiayaan. Dari keterangan polisi, ujar dia, juga tidak diketahui riwayat penyakitnya.

“Kemudian jenazah dibawa ke RSUD Sragen dan kemungkinan dibawa pulang ke rumah duka di Bojonegoro. Kalau KTP memang Blitar tetapi istri di Bojonegoro,” katanya.

Kapolres Sragen AKBP Yuswanto Ardi melalui Kapolsek Sidoharjo AKP Agung Ari Purnowo kepada solopos.com, Senin siang, menyampaikan Polsek bersama tim identifikasi Polres Sragen dan Puskesmas Sidoharjo membawa jenazah ke RSUD Sragen untuk tindaklanjutnya.

Agung menerangkan polisi meminta keterangan dua orang saksi yang juga teman korban dan saksi lainnya di kos.

“Pemeriksaan fisik sudah dilakukan. Olah kejadian perkara oleh tim Inafis Polres Sragen dan Puskesmas Sidoharjo juga sudah dilakukan. Dari hasil pemeriksaan tidak ditemukan indikasi penganiayaan. Kemudian jenazah dievakuasi ke RSUD Sragen untuk pemeriksaan lebih lanjut. Indikasinya mungkin jantung karena tidak diketahui penyebab pastinya,” jelasnya. (sol/rif)

Leave A Reply

Your email address will not be published.