Ledakan Mercon Tewaskan 4 Orang di Kebumen, Polda Jateng Buru Penjual Bahan Petasan di Pati

0 30
Irjen Pol Ahmad Luthfi menunjukkan barang bukti dan foto-foto korban dalam kasus ledakan mercon di Kabupaten Kebumen. (Foto: Istimewa)

Kebumen | Memo Jateng

Menyusul ledakan petasan yang menewaskan empat orang warga Desa Ngabean Kecamatan Mirit, Kabupaten Kebumen, Rabu (12/5/2021), Polda Jateng mengambil langkah-langkah penanganan.

Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Luthfi dalam pers rilisnya, Jumat (14/5/2021) menjelaskan, dari hasil penyidikan inafis labfor dipastikan bahwa ledakan yang menewaskan 4 orang warga tersebut berasal dari bahan-bahan mercon/petasan.

Sampai saat ini Polda Jateng telah memeriksa 16 orang. Kasus ini masih terus didalami petugas untuk mencari darimana sumber bahan peledak tersebut didapatkan oleh para pelaku.

“Dari TKP kami kembangkan sudah kami periksa hampir 16 orang termasuk kami telusuri dari mana bahan mercon itu berasal,” jelas Kapolda.

Polres Kebumem sebelumnya telah melaksanakan kegiatan kepolisian yang ditingkatkan (KKYD) dan mengamankan hampir 4 kwintal bahan mercon. Seluruh jajaran Polda Jateng telah memusnahkan 72.000 pieces bahan mercon. Hal ini menandakan masyarakat belum memiliki kesadaran bahwa bahaya petasan bisa mengancam jiwa.

“Ini akan kami kembangkan terus untuk jadi pembelajaran bahwa barang siapa yang menyimpan dan menguasai terkait bahan mercon/khandaq akan dikenai sanksi pidana UU Darurat No.12 Tahun 1951,” tegas Kapolda.

Dari hasil pemeriksaan terhadap seorang pelaku yang saat ini juga masih dirawat di rumah sakit didapat hasil bahwa para pelaku mendapatkan bahan mercon tersebut dari Pati dan dipesan secara online.

“Penyidik kami sudah berangkat kesana untuk minta keterangan, nanti akan kami gambarkan secara utuh perkembangan selanjutnya,” terang Kapolda.

Di TKP, polisi menemukan hampir 400 selongsong, namun karena ke-4 pelaku tewas menyulitkan polisi untuk mendapatkan keterangan.

“Karena pelaku atau korbanya meninggal semua jadi kami tidak tahu itu mau dijual atau mau kemana,” katanya.

Atas kejadian ini Kapolda Jateng mengimbau pada seluruh warga Jawa Tengah untuk tidak main-main dengan petasan sebab bisa menimbulkan kerugian yang tak sedikit bahkan bisa mengancam jiwa. (lim/fae/rif)

Leave A Reply

Your email address will not be published.