BLARRR!!! MERCON MELEDAK DI KEBUMEN, 4 TEWAS

Rumah milik Untung di Kebumen porak poranda diterjang ledakan mercon. (Foto: Istimewa)

Kebumen | Memo Jateng

Lebaran 2021 menjadi pilu di Desa Ngabean, Kecamatan Mirit, Kebumen, Jawa Tengah.  Maksud hati ingin memeriahkan Idul Fitri dengan mercon, tak tahunya mercon itu membunuh mereka sebelum Lebaran tiba.

Ledakan petasan di Kebumen itu terjadi Rabu (12/5) sekitar pukul 17.00 WIB. Kala itu ada tujuh orang tengah meracik petasan di rumah milik Untung.

Semula peristiwa itu menewaskan tiga orang yakni Muhammad Taufik Hidayat (27), Rizky Efendi (21) dan Rio Dwi Pangestu (22). Sementara sisanya luka-luka. Kapolres Kebumen AKBP Piter Yanottama menyebut ledakan itu diduga dipicu karena salah seorang korban meracik mercon sambil merokok.

Sebanyak 7 orang membuat mercon, di antaranya menggulung kertas dan isi obat ke dalam gulungan kertas. Pada pukul 17.00 WIB meledak hingga menyebabkan meninggal dunia 3 orang dan 7 mengalami luka, disebabkan saat membuat sambil merokok.

Lalu, beberapa saat tadi, muncul kabar baru bahwa korban meninggal bertambah satu menjadi empat.

“Korban meninggal hari ini bertambah satu lagi. Jadi total korban yang meninggal ada empat orang dan sudah dimakamkan semua,” kata Kasubbag Humas Polres Kebumen, Iptu Tugiman, Kamis (13/5/2021). Korban tewas yakni Sugiyanto (23) yang semula dirawat di RSUD Prembun.

Tugiman mengatakan polisi sudah melakukan olah TKP. Namun hingga saat ini, petugas belum menetapkan tersangka terkait peristiwa itu.

“Telah dilaksanakan olah TKP oleh tim labfor Polda Jateng didampingi tim inafis. Kami belum ada penetapan tersangka, masih dilakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi,” terangnya.

Pihaknya mengimbau agar masyarakat tidak bermain petasan karena bisa merugikan diri sendiri dan orang lain. Selain itu, ledakan petasan menyebabkan gangguan keamanan serta ketertiban masyarakat.

“Imbauan kepada masyarakat untuk tidak bermain petasan karena sangat berbahaya,” pesan Tugiman.

Sementara itu, hingga kini masih ada dua korban yang masih dirawat di RS Prembun dan RSDS Kebumen. Kemudian dua korban lainnya sudah diperbolehkan pulang dari rumah sakit setelah mendapatkan perawatan medis.

Peristiwa ledakan petasan ini pun memantik Bupati Kebumen Arif Sugiyanto meluncur ke lokasi dan rumah sakit tadi malam. Para korban ledakan petasan itu dilarikan ke RS Prembun, RS PKU Kutowinangun, dan RSDS Kebumen.

“Atas kejadian itu, kami turut belasungkawa kepada para korban dan keluarga. Sebelumnya Pemda dan Polres Kebumen telah memusnahkan bahan petasan sekitar 400 kg,” kata Arif Sugiyanto.

Dia pun mengimbau warganya agar menghindari kegiatan yang merugikan diri sendiri. Dia juga berharap tak ada lagi warganya yang meracik petasan karena rawan terjadi ledakan.

“Kami mengimbau agar masyarakat menghindarkan diri dari kegiatan yang merugikan diri sendiri dan orang lain seperti meracik atau membuat petasan. Kami harap masyarakat dapat melaporkan setiap ada peredaran bahan petasan dan para peraciknya ke instansi terkait baik Polres ataupun Polsek Setempat,” pesan Arif. (rat/kom/dtc/rea)