Warga Binaan Lapas Kendal Antusias Ikuti Pelatihan Barista

Kendal  | Memo Jateng

Lapas Terbuka Kelas IIB Kendal gelar Pelatihan Barista yang diikuti 18 warga binaan dan petugas Lapas, Minggu (9/5/2021). Pelatihan ini bekerja sama dengan PWI Kendal yang mendatangkan pelatih Barista.

Kepala Lapas Terbuka Kelas IIB Kendal, Rusdedy mengatakan, pelatihan ini bertujuan untuk membina warga binaan supaya bisa mandiri setelah keluar dari lapas nanti.

Pembinaan terhadap warga binaan berdasarkan prinsip kemasyarakatan, supaya warga binaan setelah kembali ke masyarakat bisa berbaur dengan masyarakat tentunya sudah mempunyai ketrampilan.

Dikatakannya, rencana ke depan akan ditindaklanjuti membuat usaha coffee. Tujuan membuka usaha kafe ini bisa menjadi sarana edukasi, sehingga warga binaan punya kemampuan memanage kafe, seperti mengelola keuangan, sekaligus berinteraksi dengan masyarakat.

“Sangat bermanfaat bagi warga binaan dengan keterampilan yang dimiliki untuk bisa mandiri dan dengan ketrampilan yang dimiliki sudah siap berbaur dengan masyarakat,” kata Kalapas Rusdedy.

Sementara pelatih barista Slamet Prihatin, yang juga senior PWI Kendal mengatakan, pelatihan barista ini memberikan teknik meracik kopi yang benar.  Harapannya bisa menjadi peluang untuk membuka usaha dan membuka lapangan pekerjaan.

“Pelatihan barista ini nantinya warga binaan bisa membuka peluang usaha saat di luar dan semoga bisa menjadi ladang penghasilan,” ungkapnya.

Terpisah, Zaenuri salah satu warga binaan mengatakan, pelatihan barista ini sangat bermanfaat, karena bisa dijadikan bekal untuk membuka usaha setelah keluar dari lapas nanti.

“Saya merasa tertarik mengikuti pelatihan barista, karena dengan peralatan yang sederhana, ternyata bisa membuka kafe secara kecil-kecilan,” pungkasnya. (eko/rif)