Ribuan Pemudik Lolos Masuk Pemalang, Seorang Reaktif Covid-19

0 14
Ilustrasi mudik naik motor. Pemotor Mudik dari Jakarta ke Pemalang lolos pos pemeriksaan polisi, (Foto: motorplus)

Pemalang | Memo Jateng

Penyekatan dan penyortiran pemudik untuk menekan kemungkinan penularan virus Corona di Lebaran tahun ini tak sesuai ekspektasi. Filter yang diterapkan tidak sempurna sehingga kebobolan terjadi.

Ribuan pemudik memasuki Kabupaten Pemalang pada saat pelaksanaan penyekatan mudik. Mereka tercatat oleh petugas gabungan di Pos Pengamanan Covid-19 di Perbatasan Tegal-Pemalang. Bahkan tim gabungan mencatat, ada satu pemudik terkonfirmasi reaktif, dan diminta putar balik saat melintas di Jalur Lingkar Utara Pemalang.

Menurut Wakapolres Pemalang Kompol Ariakta Gagah Nugraha, satu pemudik yang diminta putar balik untuk menjalani isolasi itu berasal dari Indramayu, Jabar. “Pemudik itu mau menuju Kecamatan Bodeh Pemalang, ia terindikasi reaktif Covid-19 saat mengikuti tes usap di pos pengamanan di Jalur Lingkar Utara Pemalang, Kamis malam,” katanya, Jumat (7/5).

Dilanjutkannya, dari diberlakukan penyekatan, hingga kini, baru satu pemudik yang terindikasi reaktif Covid-19. “Untuk hari kedua pelaksanaan penyekatan di perbatasan Tegal-Pemalang, belum ditemukan lagi adanya pemudik yang reaktif,” jelasnya.

Dipaparkan Kompol Ariakta, pemudik lebih banyak melintas di Pemalang sebelum diberlakukan penyekatan, atau sebelum hari Kamis. “Untuk penyekatan hari pertama, terdata 1.300 pemudik melintas di Jalur Lingkar Utara Pemalang, jumlah tersebut belum ditambah hari ini,” paparnya.

Kompol Ariakta juga menuturkan, jika ada pemudik yang masuk ke Pemalang dan tidak mengikuti tes usap di perbatasan, disarankan menuju ke Puskesmas di tempat tujuan. “Pihak Puskesmas di setiap wilayah di Pemalang sudah menyiapakan tes usap untuk pemudik, beserta tempat isolasi,” imbuhnya.

Ia menambahkan, di Pemalang ada empat pos pengamanan Covid-19, sebagian bentuk penyekatan pemudik. “Selain pos pengamanan Covid-19 di Tugu Kepiting Jalur Lingkar Utara Pemalang, ada juga di Gandulan, Warungpring, serta di Pulosari. kami mengimbau masyarakat mematuhi anjuran pemerintah, dan menahan diri untuk tidak kudik,” tambahnya.

Kendaraan yang lolos penyekatan dan memasuki Kabupaten Pemalang diizinkan melanjutkan perjalanan apabila yang bersangkutan dalam tugas atau perjalanan dinas.

“Khususnya kegiatan dinas, atau masalah kesehatan, atau hal yang bersifat urgensi kita berikan kebijakan. Tentunya dengan tetap dilakukan pengecekan kesehatan,” kata Wakapolres. Selain itu, pemudik juga diizinkan melanjutkan perjalanan jika mengantongi surat keterangan sehat. (grid/rep/rif)

Leave A Reply

Your email address will not be published.