DUH SENENGNYA 2 NENEK TERENDAM ROB DIDATANGI BUPATI DAPET ANGPAOW DAN RELOKASI

0 5
Bupati mendatangi nenek yang terjebak rob. (Foto: Puskapik)

Pemalang | Memo Jateng

Bupati Pemalang Mukti Agung Wibowo bela-belain menembus rob menaiki sepeda motor guna mendatangi langsung dua nenek malang yang rumah gubuknya terendam rob tiap malam, di pesisir pantai Desa Tasikrejo, Kecamatan Ulujami. Agung memberikan bantuan bersama BAZNAS Pemalang, dan menjanjikan relokasi. Nenek Wiri dan Danusri senang bukan kepalang.

Setelah mendengar kisah pilu nenek Mur Wiri (62) dan Danusri (63), yang tinggal di gubuk reot serta terendam rob tiap malam. Mukti Agung Wibowo, menyambangi dan mengecek langsung kondisi mereka, Rabu (5/5) sore kemarin.

Untuk menuju lokasi, Agung harus menaiki sepeda motor, diboncengkan Kepala Desa Tasikrejo, Sopiyudin, mengingat akses jalan yang sempit dan sulit dilalui kendaraan roda empat.

Bupati bersama rombongan harus menempuh jarak sekitar 3 kilometer dari Balai Desa Tasikrejo, untuk sampai di gubuk reot nenek Mur Wiri dan Danusri.

Sore itu, air laut tengah pasang, satu-satunya jalan setapak berpasir menuju lokasi itu terendam air rob. Bahkan, motor yang dikendarai Bupati Agung dan Sopiyudin hampir tak kuat menerjang.

Sesampainya di lokasi, Agung langsung menemui nenek Mur Wiri di gubuk reotnya yang sudah terendam air rob setinggi 20 sentimeter. Danusri bersama suaminya datang bergabung, mereka berbincang-bincang langsung dengan Bupati.

“Kita melihat situasi yang sangat memprihatinkan, rumahnya sudah seperti ini, ditambah kena rob. Didalamnya pun tergenang air, jadi ini terjadi setiap hari,” ungkap Agung.

Dalam kunjungan itu, Agung didampingi Ketua BAZNAS Pemalang, Agus Nurkholis, memberikan bantuan untuk mereka.

“Bantuan dari Baznas, dan tadi juga ada juga sembako, dan tadi ada yang bersifat pribadi juga,” tutur Agung.

Kedepannya, nenek Mur Wiri dan Danusri bakal direlokasi di tempat yang aman, dan dekat dengan permukiman.

“Kita hadir ke sini memberikan bantuan langsung, juga akan merelokasi rumah mereka. Nanti akan direlokasi di tanah desa, di Desa Tasikrejo ini,” terang Agung.

Mendapat bantuan tersebut, nenek Mur Wiri dan Danusri beserta suaminya nampak sumringah. “Maturnuwun Pak Bupati, niki njenengan mirsani langsung kados niki, maturnuwun pak,” ujar Mur Wiri, sambil menunjukan rob merendam rumahnya.

Kepala Desa Tasikrejo, Sopiyudin, membenarkan, beberapa waktu lalu nenek Mur Wiri enggan saat ditawari relokasi.

“Kemarin memang enggak mau direlokasi, nah ini karena melihat banjir, sudah mau. Cuma kalau ditempatkan di panti sosial enggak mau, mintanya dipindah rumah. Nantinya kita pindah di tanah desa, sekitar KPD (Koperasi Perikanan Darat), dekat pemukiman dekat dengan jalan,” tandas Sopiyudin. (pik/rif)

Leave A Reply

Your email address will not be published.