RUANG WAKIL DPR DIOBOK-OBOK KPK, BUKTI DITEMUKAN!

0 8
Ilustrasi

Jakarta I Memo Jateng

Rumah dinas dan ruangan kerja Wakil Ketua DPR RI, AS digeledah tim dari penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Termasuk apartemen yang terkait dari kasus yang sedang didalami institusi anti korupsi tersebut. Belakangan, diketahui ditemukan adanya dokumen dan bukti-bukti terkait kasus suap yang menyeret oknum penyidik KPK dengan Wali Kota Tanjungbalai M Syahrial.

Plt Juru Bicara KPK, Ali Fikri kepada media, Kamis (29/4) mengatakan, dalam proses penggeledahan tersebut ditemukan dan diamankan bukti-bukti di antaranya berbagai dokumen dan barang yang terkait dengan perkara.

Ali mengatakan, terhadap bukti-bukti ini akan segera di lakukan analisis mendalam serta verifikasi untuk segera diajukan penyitaan. Penggeledahan ruangan kerja di Gedung DPR RI dan rumah dinas dilakukan KPK pada Rabu (28/4) malam. Ali mengatakan, penggeledahan dilakukan dalam rangka pengumpulan bukti-bukti terkait kasus suap kepada penyidik KPK.

Dalam kasus tersebut KPK menemukan dan mengamankan sejumlah barang bukti terkait kasus suap penanganan perkara seusai menggeledah kantor dan rumah pribadi Wakil Ketua DPR AS.

Diketahui, tim lembaga antirasuah melakukan penggeledahan di empat lokasi yakni salah satu ruang kerja Wakil Ketua DPR RI di gedung DPR dan rumah dinas Wakil Ketua DPR. Sedangkan dua lokasi lainnya adalah apartemen dari pihak-pihak yang terkait dengan perkara ini.

Sebelumnya, KPK memastikan bahwa penyidik KPK yang terjerat kasus suap, yakni Stepanus Robin Pattuju, mengenal AS Wakil Ketua DPR dan pernah menjabat Ketua Komisi III DPR. Stepanus mengenal politisi Partai Golkar itu dari ajudan Azis yang sama-sama anggota Polri.

Stepanus kini menjadi tersangka bersama Wali Kota Tanjungbalai M Syahrial dan Maskur Husain selaku pengacara. Stepanus Robin diduga meminta Wali Kota Tanjungbalai M Syahrial untuk menyiapkan Rp 1,5 miliar.

Sebagai gantinya, Stepanus diduga sepakat membantu Syahrial agar kasus penyelidikan dugaan korupsi di Pemerintah Kota Tanjungbalai yang sedang dilakukan KPK tidak naik ke tahap penyidikan. (ibs/rif)

Leave A Reply

Your email address will not be published.