Emas 17 Kg Dikembalikan ke Para Korban

Kajen I Memo Jaten
Barang bukti emas seberat 17 kg yang di eksekusi Kejaksaan Negeri (Kejari) Kajen akhirnya diserahkan ke dua orang yang menjadi korban penggelapan. Emas senilai Rp 5,6 Milyar itu, serahkan di kantor Kejari Kajen, Kamis (15/04).  Pengembalian emas terseut, atas hasil keputusan majelis hakim di Persidangan di Pengadilan Negeri  Pekalongan pada awal Maret 2021 lalu.
“Ya sangat senang sekali, barang emas kita bisa kembali lagi,” kata Lana Wati (40) warga Kedungwuni yang juga pemilik toko emas di Kedungwuni, Kabupaten Pekalongan.
Diakuinya, sebelum diketahui belasan kg emas miliknya dan milik kakaknya, Kuntjoro (46), digelapkan, korban tidak menaruh curiga. Hanya saja, memang saat ditagih ke pelaku yakni Bambang Susito, sebagai penyedia jasa cuci dan reparasi emas, korban mulai curiga.
‘’Kami curiga karena ketika ditanyakan soal emas, jawabanya sering menunda-nunda. Saat datang ke rumahnya, dia mengaku kalau emas itu tidak ditangannya namun sudah digadaikan,’’ ungkapnya.
Saat ini, dengan kembalinya barang bukti emas 17 kg tersebut, korban mengaku sangat gembira, karena  bisnis jual beli emas menjadi yang sempat  terganggu, akan berjalan lancar kembali.
Sementara itu, sehari usai melakukan eksekusi Barang Bukti (BB) Emas seberat 17 Kg dari Pegadaian, Kejaksaan Negeri Kabupaten Pekalongan, Kamis (15/04/2021) menyerahkan langsung kepada kedua korban. Penyerahan dilakukan secara langsung oleh Kasi BB, M Isa Yeihansyah didampingi Kajari Kabupaten  Pekalongan, Abun Hasbullah Syambas di Aula setempat.