Oknum Camat Taman dan Wartawan Memo Jateng Mulai Diperiksa Inspektorat

0 118

Buntut Dugaan Pelarangan Liputan Saat Kegiatan Bupati di Kantor Kecamatan

Pemalang I Memo Jateng
Oknum Camat Taman, BPM Wibowo dan seorang wartawan memo jateng group (mTV jateng) suadh dimulai pemeriksaan. Keduanya diperiksa terkait adanya aduan pihak redaksi memo jateng, atas dugaan pelarangan dan pelanggaran etik yang dilakukan oknum Camat Taman BPM Wibowo ketika ada tugas meliput kegiatan Bupati Pemalang Mukti AgungWibowo di Pendopo Kantor Kecamatan Taman, Rabu (7/4).
Pemeriksaan ini terkait pelaporan ke Inspektorat terkait adanya dugaan pelanggaran etik sebagai ASN. Dari keterangan Adum Inspektorat Kabupaten Pemalang Asep, bahwa Camat Taman, .Bagus Priyanto Mukti Wibowo sudah dipanggil Jumat (9/4).
“Tadi mas Agus kasubag Evalap baru saja ngomong dengan saya, tapi aku sarankan kalo bisa semua di mintai keterangan baru kita temukan dan kalo bisa biar sebagai penengah Dewan pers juga harus kita datangkan termasuk Kepala Kominfo,” tutur Asep Selasa (13/4).
Hal senada juga di sampaikan oleh Kasubag Evalap Agus ,ia membenarkan bahwa kedua belah pihak sudah di panggil dimintai keterangan.
Sementara, wartawan memo jategn, Alan Jalal Setiadi sendiri mengakui baru saja dimintai keterangan oleh Inspektorat Kabupaten Pemalang, Selasa (13/4). Alan mengatakan, pihaknya akan mengikuti prosedur dan ketentuan yang berlaku. Pihaknya sesuai intruksi redaksi, kejadian itu harus dituntaskan karena bisa menciderai hubungan jurnalis (memo jateng, khsuusnya) dengan pejabat – pejabat di wilayah Kabupaten Pemalang.
“Wartawan untuk meliput itu tidak harus dipanggil. Dimana ada momen, atau hal-hal yang layak diliput ya harus diliput. Intinya, ini sudah bergulir ke Inspektorat. Biarkan berporses dan berjalan dan kita lihat bagaimana Inspektorat Pemalang ini dalam bekerja,”ucap Alan.
Disebutkan Alan, pihaknya sempat dipertemukan dengan Camat Taman oleh pihak Auditor Inspektorat. Hal itu Camat Taman menyampaikan permintaan maafnya. Namun karena ini sudah ranah redaksi, maka keputusan ada dipihak pimpinan.
Alanpun memiliki bukti, bahwa Camat Taman mempersilahkan kasus yang menimpanya itu untuk dilaporkan.”Ya, pak Camat Taman itu jelas, dengan nada kerasnya, kalau memang pimpinan redaksi tidak terima, dia siap dilaporkan. Dan siap menghadapinya. Itu kan jelas,”tandas Alan.
Sementara, pihak Camat Taman, BPM Wibowo saat dihubungi mengatakan pihaknya suah tidak ada masalah dan saling memaaafkan. “Insyaallah kami sudah saling memaafkan,” klaimnya. (hin/rif)

Leave A Reply

Your email address will not be published.