Perhatian! 11 – 25 Januari Orang Luar Tidak Bisa Melancong dan Ngopi di Batang

0 17

Bupati Batang Hari ini Tekan PPKM, ASN 50 Persen Masuk

Batang I memo jateng
Bupati Batang, DR. Wihaji, putuskan Kabupaten Batang akan memberlakukan pembatasan kegiatan masyarajat (PPKM), walaupun wilayahnya bukan kategori daerah yang wajib PPKM. Alasanya Apa?
Pada awak media, Senin (11/01) saat ditemui di Pendopo Kabupaten Batang, Wihaji mejelaskan walupun wilayahnya tidak termasuk kabupaten yang wajib melaksanakan PPKM, dengan penerapan ini pdiharapkan dapat menekan angka penyebaran virus Corona dan menekan adanya Klaster baru.
“Saya takut, seandainya tidak berlakukan PPKM semua orang malah pada ke sini (Batang), liburan wisata, ngopi ke Batang. Maka mulai hari ini saya tandatangani PPKM sampai dengan 25 Januari 2021,” kata Bupati Wihaji usai melakukan sosialisasi vaksinasi di Pendopo Batang.
Pemberlakuan PPKM ini menurut Wihaji mulai berlaku oada tanggal 11 Januari hingga 25 Januari.
Dengan pbatasan kegiatan masyarakat tersebut, juga berlaku bagi tempat – tempat hiburan seperti kafe, kareoke, obyek wisata dan lokasi-lokasi yang menimbulkan kerumunan masyarakat. Tempat-tempat itu tidak akan ditutup, hanya dibatasi 25 persen dari daya tampung. Bila pemilik masih membandel, ininyang akan dilakukan Wihaji.
“kalau dari pengelola wisata dan kafe atau tempat hiburan masih ngeyel, kita tutup selama tiga hari.
Pembatasan juga aka dilauka pada jam malam. Di Batang, semua tempat-tempat yang berpotensi tersebut, harus segera ditutup pada pukul 20.00 WIB.
“Seperti jam tutup kafe, kami meminta tutup pukul 20.00 WIB. kalau tidak, pihak satpol PP dan TNI Polri akan lakukan penindakan,” kata Wihaji.
“Kali ini penegakanya lebih serius untuk membantu 14 hari kedepan, karena demi sukseskan proses vaksinasi,” imbuhnya.
Pemberlakuan PPKM juga diberlakukan bagi para ASN di Batang. Menurut Wihaji, dalam rangka PPKM tersebut, OPD wajib berlakukan work from home (WFH) yang hanya 50 persen yang boleh kerja di kantor, kecuali pelayanan kesehatan 75 persen masuk kantor.
Namun, berbeda dengan Satuan Polisi Pamong Praja. Para petugas di Satpol PP ini wajib, 100 persen masuk kantor. Mereka, menurut Wihaji akan terus menegakan dan melakukan operasi yustisi masker bersama Kepolisian dan TNI.
“WFH kita prioritaskan untuk yang senior atau atau orang yang masuk lanjut usia (Lansia),” jelasnya.
Sementara itu, ditambahkan Wihaji, untuk Vaksin Sinovac dari Tiongkok kiriman dari Pemerintah Provinsi Jateng direncanakan tiba di Kabupaten Batang pada 12 Januari 2021.
“14 Januari vaksinasi sudah mulai, rencananya tanggal 12 tiba di Batang dan target kita selama Januari hingga April untuk prioritas tenaga kesehatan,” kata Wihaji.
Menurutnya, ada sekitar 2.554 orang dari tenaga kesehatan yang akan menerima vaksin pertama di 26 titik yaitu 21 Puskesmas, 3 rumah sakit dan 3 klinik.
Sasaran vaksinasi untuk tenaga kesehatan sebanyak 2.554 orang, petugas publik 23.913 orang, masyarakat rentan 284.025 orang, masyarakat umum 92.891 0rang, lansia 90.638 orang dengan jumlah totalnya capai 494.021 orang.
Sementara itu, dari data web Corona kabupaten Batang, https://corona.batangkab.go.id/, hingga 11 Januari 2021, tercatat terapat 2574 orang yang terkonfirmasi COVID-19. Dari angka itu, 118 orang meninggal dunia, 49 masih dalam perawata di rumah sakit, 285 isolasi mandiri dan 2122 orang telah dinyatakan sembuh. (din/jec)

Selengkapnya Baca Koran Rakyat Memo Jateng Versi Cetak
Leave A Reply

Your email address will not be published.