KIT Batang Akan Jadi Industri Paling Keren di Indonesia dan Menyerap Ribuan Tenaga Kerja

0 76

Bupati : Insya Allah, Ini Sudah On The Track Melakukan Percepatan yang Lain

Kawasan Industri Terpadu (KIT) Batang yang digadang-gadang Presiden Joko Widodo, akhir tahun ini akan terwujud. Industry yang akan menyerap ribuan tenaga kerja ini, diketahui dengan menggunakan lahan PTPN IX. KIT Batang tercatat akan memakan lahan total seluas 4.300 hektar. Namun untuk tahap awal dan harus rampung pengerjaanya pada akhir tahun ini seluas 450 hektar. Rencananya pada tahap pertama ini akan mulai difungsikan pada tahun 2021. Lokasi KIT Batang ini dinilai sangat strategis karena diapit oleh Laut Jawa, jalan tol dan jalur perlintasan kereta api.
Bupati Batang, H. Wihaji, S.Ag, M.Pd menjelaskan pihaknya tidak henti-hentinya memastikan progres KIT Batang berjalan baik. “Insya Allah ini sudah on the track, tinggal melakukan percepatan yang lain, tetapi jangan sampai melanggar aturan. Desember sudah selesai untuk penataan infrastruktur tahap pertama,” kata Wihaji, saat dilokasi proyek baru-baru ini kepada wartawan.
Menurutnya Bupati muda ini, master plan selesai, dan diperkirakan tahun 2021 mendatang, investor tinggal pilih lahan dan luasan lahan yang diperlukan. Menurutnya, ada dua kunci dalam pembangunan KIT Batang, yakni master plan yang bulan akhir september harus selesai dan yang kedua yakni Proyek Strategis Nasional (PSN). “Itulah dasar nanti kita membuat dan mengeluarkan perijinan. Minggu depan, sudah mulai
pekerjaan dari kementrian pusat seperti PUPR,” kata Wihaji.
Dikatakan orang nomor saru di Pemkab Batang, Bulan November- Desember 2020 ini akan ada pekerjaan penuh pembangunan infrastruktur, salah satunya jalan simpang susun (tol) dan infrastruktur non tol. Jalan primer dan sekunder di kawasan industri juga akan mulai digarap.
Wihaji hanya titip jika proyek infra struktur telah dijalankan, dirinya meminta pihak manapun untuk melibatkan tenaga lokal.
Sementara itu, untuk mendukung Kawasan Industri Terpadu yang berada di Desa Ketanggan Kecamatan Gringsing Batang tersebut, Pemkab Batang telah menyiapkan lahan untuk pembangunan 10 tower rumah susun bagi karyawan KIT. “Kita akan bangun 10 tower rumah susun bagi karyawan Perusahaan di KIT, yang satu towernya sekitar 400 kamar. Sehingga sekitar 4.000 kamar tersedia untuk karyawan,” kata Bupati Wihaji.
Lahanya sendiri berbeda dnegan lahan untuk KIT Batang. rumah susun akan dibangun di tanah milik Pemkab dan tidak bermaslah karena statusnya masuk dalam ITR (Informasi Tata Ruang) pemukiman.
Pihaknya sendiri memastikan akan siap menghadapi banyaknya investor yang akan masuk ke Kabupaten Batang. “Karena itu kita siapkan keperluan investor, dari lahan, persedian air, gas maupun listrik. Kita siapkan juga SDM lokal Batang, untuk memenuhi kebutuhn tenaga kerjanya,” katanya.
Sebelumnya, Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia mendapuk Kawasan Industri Terpadu (KIT) Batang sebagai kawasan industri yang terbaik di Indonesia sampai saat ini. Sebab KIT Batang diklaim mampu memberikan pelayanan yang prima terhadap investor dan memiliki fasilitas penunjang usaha yang lengkap. “Kita bangun kawasan industri di Batang itu adalah kawasan industri yang saya meyakin terbaik. Kenapa saya katakan terbaik?. Dari sisi pelayanan moto kita adalah silahkan para investor datang membawa modal datang membawa teknologi biarlah pemerintah yang mengurus izinnya,” jelas dia dalam webinar yang digagas oleh HSBC, belum lama ini.
Tanah kawasan industri anyar ini dipastikan sepenuhnya aman dari persoalan pembebasan lahan. Dan terkait izin tanahnya tidak punya urusan sosial, karena negara sudah selesaikan. Kemudian terkait fasilitas pendukung KIT Batang, yakni terdapat layanan kereta barang, pelabuhan hingga akses tol yang mudah dijangkau. “Jadi, silahkan temen-temen investor ke Batang. Di situ jalan tol cuma 250 meter (jaraknya),” imbuh bahlil. Lebih jauh, Bahlil menyebut saat ini sudah ada tiga perusahaan besar yang memilih KIT Batang sebagai lokasi produksinya. Dan akan melakukan launching di akhir tahun 2020. (*/hms/red/jec)

Selengkapnya Baca Koran Rakyat Memo Jateng Versi Cetak

Leave A Reply

Your email address will not be published.