Nelayan Dapat Bantuan Nontunai Rp1,5 M

0 24

Pati, Memo Jateng – Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Pati, mulai menerapkan bantuan nontunai kepada nelayan setempat. Anggaran yang diambil dari APBD 2019 untuk bantuan tersebut sebesar Rp1,5 miliar.
Menurut Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Pati Edy Martanto, bahwa anggaran sebesar itu, digunakan untuk membayar premi asuransi nelayan. Juga pemberian paket bahan pokok.
Untuk nelayan yang mendapatkan bantuan premi asuransi, katanya, berjumlah 4.211 nelayan yang masih aktif melaut dengan perahu berukuran kurang dari 10 gross ton. Adapun besarnya premi asuransi yang dibayarkan sebesar Rp175.000 per tahun untuk setiap nelayan.
Sementara kartu asuransi nelayan diberikan Kamis (8/8) kemarin di ruang Penjawi Setda Pati. Sedangkan paket sembako yang diberikan, untuk setiap paketnya terdiri atas beras 5 kilogram, minyak goreng 1 liter, dan gula 1 kg.
Paket sembako tersebut, diberikan kepada nelayan jompo, janda nelayan, serta anak buah kapal. Untuk nelayan jompo masing-masing mendapatkan tiga paket, janda nelayan mendapatkan dua paket, ABK untuk kapal sedang berukuran 10-30 GT mendapatkan enam paket sembako per kapal, dan kapal besar lebih dari 30 GT mendapatkan sembilan paket sembako per kapal.
“Bantuan juga termasuk fasilitasi pengadaan barang perlengkapan sedekah laut di 13 desa nelayan di Kabupaten Pati,” ujarnya.
Sekretaris Daerah Kabupaten Pati Suharyono mengungkapkan pemberian bantuan nontunai merupakan tindak lanjut dari rekomendasi BPK agar bantuan diberikan secara nontunai. Menurutnya bantuan nontunai, untuk mengantisipasi adanya kecurangan maupun penyelewengan terhadap bantuan tersebut.
“Jadi pemerintah daerah sendiri sudah berusaha memberikan bantuan-bantuan yang tepat sasaran,” tambahnya.
Suharyono berharap agar bantuan yang diberikan oleh Pemkab Pati ini bisa memberikan manfaat kepada semua penerima.
”Dengan adanya bantuan semacam ini, kami yakin baru Kabupaten Pati yang menggunakannya melalui APBD, sebab daerah lain belum. Kabupaten Pati jadi yang pertama kali,” katanya. (*/ara/dik)

Leave A Reply

Your email address will not be published.