Ayah Super Bejat, 3 Tahun Cabuli Anak Kandung Hingga Hamil

Blora, Memo Jateng – Seorang pria berinisial ML, warga Kecamatan Japah, Blora ditangkap petugas dari Polres Blora karena mencabuli anak kandungnya sendiri selama tiga tahun. ML sempat melarikan diri di Jakarta, namun kemudian ditangkap saat hendak pulang ke rumahnya di Blora.
“Pelaku sempat kabur ke Jakarta saat mengetahui anaknya hamil berusia 7 bulan. Kemudian setelah sebulan di sana, pelaku bermaksud pulang ke rumahnya di Blora saat itulah kami lakukan penangkapan,” kata Kasatreskrim Polres Blora, AKP Herry Dwi Utomo, Kamis (1/8).
Herry menambahkan, pelaku mengakui telah menyetubuhi anak kandungnya sendiri sejak tahun 2016. Berlanjut hingga sekarang dan saat ini sang anak telah hamil berusia 8 bulan.
Terungkapnya kasus tersebut ketika sang anak periksa di Puskesmas setempat, dan dinyatakan hamil usia 7 bulan. Saat itulah, korban menceritakan tindakan bejat pelaku kepada anggota keluarganya yang lain.
“Istri dari tersangka ini sudah meninggal, jadi ya menurut keterangannya untuk menyalurkan nafsunya. Katanya juga bentuk kasih sayang terhadap anak. Korban mau diajak melakukan hubungan itu karena korban sering diancam tidak diberi uang saku dan juga sering dianiaya,” terangnya.
Sementara ML, saat dihadirkan di hadapan wartawan di Mapolres Blora mengakui tindakannya itu dilakukan di dalam kamar rumah saat menjelang tidur malam. Selama ini, ia dan sang anak tidur bersama satu ranjang.
“Saya melakukan dengan tidur. Saya keloni kan, terus malam kan sudah larut, perlahan-lahan saya meraba-rabanya, terus khilaf itulah. Orang itu punya salah, saya sudah ditinggal pergi sama istri, akhirnya saya mulai ada rasa tidak wajar itu,” aku ML.
ML dijerat dengan Pasal 81 ayat (3) Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-undang Nomor 1 Tahun 2016 tentang Perubahan Kedua Atas Undang-undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak jo. Pasal 76D Undang-undang Nomor 35 tahun 2014 tentang Perubahan Atas Undang-undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak.
“Ancaman hukuman 15 tahun, dan karena ini orang tua kandungnya mungkin akan ada penambahan,” tutur Kasatreskrim.(usa)