Madrid Pusing oleh Tabiat Gareth Bale

Munchen, Memo Jateng – Gareth Bale dikabarkan kecewa dengan Real Madrid lantaran kepindahannya ke klub Tiongkok, Jiangsu Suning, batal. Hal itu diyakini menjadi alasan mengapa Bale tidak ikut dengan skuat Real Madrid dalam ajang Audi Cup.

Tetapi, pelatih Real Madrid Zinedine Zidane membantah kabar itu. Usai ditaklukkan Tottenham Hotspur 0-1 dalam ajang Audi Cup, Selasa (30/7/2019), Zidane mengungkapkan winger 30 tahun itu tidak berpartisipasi karena tidak enak badan.

Namun, baru-baru ini, El Confidencial melaporkan bahwa Bale sedang bermain golf saat Karim Benzema dan kolega menghadapi Tottenham. Ia tampak bugar dalam unggahan foto yang tersebar di media sosial.

Zidane pun langsung dirundung pertanyaan seputar Bale setelah Real Madrid melawan Fenerbahce pada ajang Audi Cup, Rabu (31/7/2019). Pelatih asal Prancis tersebut enggan memberikan komentar negatif karena belum mendengar langsung soal kabar tersebut.

“Saya tidak tahu apapun soal itu. Saya belum melihat gambarnya,” tutur Zidane seperti yang dikutip dari Evening Standard.

“Saya berada di sini dengan para pemain, jadi saya tak bisa berkata banyak soal itu. Saya harap dia berlatih dengan baik. Kami di sini. Kami harus memikirkan soal tim serta semua pemain yang ada di sini,” lanjut pelatih yang membawa Real Madrid juara Liga Champions tiga kali beruntun itu.

Zidane mengaku ingin mendengarkan langsung kebenaran kabar tersebut dari sang pemain. Namun, jika benar Bale sedang bermain golf pada saat itu, Zidane pun tampaknya tidak benar-benar peduli.

“Kami akan lihat saat kembali ke Madrid. Saya tak akan mengatakan bahwa dia tidak diperbolehkan melakukan itu. Dia sudah cukup tua untuk melakukan apa yang ingin dilakukan. Dia mungkin punya alasan tersendiri,” tambahnya.

“Itu adalah kehidupan pribadinya, bukan sesuatu yang harus saya nilai. Saya pikir dia berlatih dengan baik. Mari lihat apa yang akan terjadi nanti,” tandasnya.

Bursa transfer di Tiongkok sudah ditutup, namun Bale masih bisa pindah ke klub Premier League sebelum resmi ditutup pada 8 Agustus. Atau jika tidak, ia bisa pindah ke klub Eropa lainnya.

Sementara itu, mantan pelatih Real madrid era 90-an John Toshack menyebut Gareth Bale tidak menghormati dan sudah menghina Real Madrid dengan tidak berusaha belajar Bahasa Spanyol.

“Kamu sudah di sini enam atau tujuh tahun lamanya. Tapi, tak berbicara bahasa (Spanyol). Itu penghinaan bagi orang-orang yang bekerja bersamamu,” imbuhnya.

Bale mencatatkan 102 gol dari 231 penampilannya untuk Los Blancos selama enam musim. Ia juga berhasil membawa 13 gelar untuk Real Madrid, termasuk juara La Liga dan empat trofi Liga Champions.

Di luar itu, Gareth Bale ternyata juga kurang disukai oleh beberapa pemain Real Madrid. Bahkan kiper Thibaut Courtois menyebut Bale kurang gaul di Santiago Bernabeu.

“Saya bisa katakan dia memiliki talenta yang luar biasa, tapi sangat disayangkan talenta tersebut terhalang untuk bersinar,” ujar Courtois.

Ada satu hal yang membuat Courtois sedikit gusar, yakni ketika pemain asal Wales itu menolak ajakan untuk makan malam bersama-sama dengan skuat Real Madrid.

“Saya hidup seperti seseorang yang lahir dan besar di Madrid. Saya makan telat, saya tidur telat, itu gaya hidup mereka,” tutur Courtois. “Malam itu kami mengadakan makan malam bersama dengan seluruh skuat. Namun Bale dan Toni Kroos tak datang. Mereka menganggap makan malam tersebut sudah terlalu larut malam,” katanya menambahkan.

Tampaknya Bale memang membatasi pergaulannya dengan anggota skuat Madrid lainnya. Beberapa waktu lalu Marcelo mengungkapkan bahwa hingga kini Bale belum berbicara bahasa Spanyol dalam kesehariannya. (ole/rif)