Hakim MK Ancam Lapor Polisi

0 23

Jakarta, Memo Jateng – Mahkamah Konstitusi (MK) kembali menggelar sidang pemeriksaan saksi dan ahli dari pemohon, termohon, dan pihak terkait. Dalam sidang, majelis hakim kembali mengingatkan soal kesaksian palsu para saksi.
Kali ini, Hakim Arief hidayat dan Hakim Enny Nurbaningsih mempersoalkan surat keberatan di tingkat kecamatan (DA 2-KPU). Pasalnya, terjadi perbedaan kesaksian antara saksi PDIP sebagai pemohon di dapil 5 Jambi untuk tingkatan DPRD dan saksi milik KPU yang merupakan Ketua PPK di Jambi Selatan.
Awalnya, PDIP dalam permohonannya mempersoalkan penambahan suara Perindo di TPS 53 Kelurahan The Hok sebanyak 7 suara. Saksi KPU, Husin, kemudian menyebut saksi PDIP, Arsat, telah setuju untuk melakukan pembukaan kotak suara dengan menandatangani DA2, yang pada akhirnya menghasilkan penambahan 7 suara untuk Perindo.

Selengkapnya Baca Koran Rakyat Memo Jateng Versi Cetak
Leave A Reply

Your email address will not be published.