KLB PSSI Manajer Persib: Itu Mah Cuma Pengumuman!

0 36

Jakarta, Memo Jateng – Kongres Luar Biasa (KLB) PSSI telah rampung digelar di Ancol, Jakarta Utara, Sabtu (27/7/2019) malam. Sejumlah hasil disepakati, di antaranya, penetapan anggota baru untuk Komite Pemilihan (KP) dan Komite Banding Pemilihan (KBP).

Selain memilih pengurus KP dan KBP, KLB PSSI juga mengesahkan revisi Statuta PSSI. Tiga agenda tersebut adalah pembahasan utama dalam KLB.

“Kongres telah menyelesaikan tiga agenda besar, revisi statuta PSSI, revisi kode pemilihan PSSI, dan penetapan KP dan KBP,” ujar Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Umum PSSI, Iwan Budianto.

Salah satu hasil KLB PSSI lainnya adalah membatasi periode anggota Exco PSSI. Mulai masa kepemimpinan berikutnya, anggota yang terpilih maksimal tiga kali menjabat sebagai Exco. “Jabatan Exco tidak lebih dari tiga kali masa jabatan baik berturut-turut,” tutur Iwan.

Sebelum KLB digelar, sempat ada perombakan calon Komite Pemilihan (KP) dan Komite Banding Pemilihan (KBP). Nama-nama bermasalah macam Denny Azani B Latif, SH (calon Ketua KP) dan Togar Manahan Nero (calon Ketau KBP) dicoret sebab punya rekam jejak buruk. Denny pernah dipenjara 3 tahun dalam kasus penggelapan uang hasil penjualan aset PT Sarana Perdana Indoglobal. Togar tersandung kasus suap saat menjabat sebagai Komite Disiplin PSSI era Nurdin Halid.

Meski palu sudah diketuk, toh pascaKLB tetap saja memunculkan ketidakpuasan pada sejumlah pihak. Contohnya Umuh Mochtar, Manajer Persib Bandung. Umuh menilai KLB tidak seperti kongres pada umumnya, tapi lebih seperti pengumuman. Pasalnya, kata dia, pemilik suara tidak diberi kesempatan mengkritisi usulan yang disampaikan Komite Eksekutif (Exco).

“Saya sudah tidak bisa ngomonglah, mungkin saya akan berhenti dari Persib. Saya sudah capek ajalah, sudah tidak mau apa-apa lagi,” kata Umuh.

Jika terus seperti itu, tuturnya, maka dirinya tak akan punya kesempatan untuk mencari keadilan. “Kemana saya harus mengadu dan ke mana saya harus bilang? Lebih baik saya berhenti daripada capek,” ucap Umuh.

Saat kongres, Umuh mengaku sempat menyampaikan penjelasan. Namun alih-alih diakomodasi, Umuh menyebut Exco PSSI pada akhirya tetap mengumumkan keputusan yang mereka susun sendiri itu. “Enggak ada yang dibahas, sudah setuju-setuju aja. Tidak ada yang menyampaikan apa-apa, percuma saja saya ngomong,” kata Umuh.

“Saya bilang dihitung dulu ada yang setuju dan ada yang tidak. Tapi ya sudah diumumkan,” ujar Umuh menambahkan. Umuh berkeinginan untuk mulai berhenti mengurusi sepak bola mulai November mendatang. Pasalnya, ia ingin melihat dulu siapa ketua umum baru PSSI.

“Saya tunggu sampai November. Setelah itu mungkin saya bisa 100 persen istirahat,” ujar Umuh.

Sementara itu, Sekretaris Jenderal PSSI, Ratu Tisha Destria menyebut pengambilan keputusan di KLB sudah sesuai statuta. Dalam KLB, Tisha menyebut Exco memang bertugas menyusun. Namun, penilainannya tetap diserahkan ke seluruh pemilik suara di Kongres. (rif)

Leave A Reply

Your email address will not be published.