Kurang Pancasilais, Rekrut Tenaga Asing Jabat Rektor di Indonesia

0 36

Semarang, Memo Jateng – Tampaknya wacana dari pemerintah merekrut tenaga ahli dari mancanegara, untuk menjabat rektor di perguruan tinggi yang ada di Indonesia banyak menimbulkan pro dan kontra. Meski tujuan utamanya tidak lain adalah untuk meningkatkan kualitas pendidikan tinggi di negara kita tercinta ini.
Ada yang menilai bahwa merekrut tenaga ahli asing tersebut, tidak sejalan demngan nilai-nilai Pancasila alias kurang Pancasilais. Karena, mereka hanya mengajarkan sisi intelektual saja.
“Namun tidak akan mengajarkan nilai-nilai Pancasila pada mahasiswa Indonesia,” kata Yosep di Semarang, Sabtu (27/7) kemarin.
Yosep menilai cara mendidik anak-anak Indonesia hanya mampu dilakukan orang Indonesia sendiri. Pendidikan yang diberikan, lanjut dia, berlandaskan atas filosofi dan moral Pancasila.

Leave A Reply

Your email address will not be published.