Ratna Tetap Dituntut Masuk Penjara

0 25

Jakarta, Memo Jateng – Jaksa Penuntut Umum (JPU) menuntut hukuman enam tahun penjara atas kasus penyebaran berita bohong melalui media eletronik yang dilakukan oleh terdakwa Ratna Sarumpaet. Tuntutan itu dibacakan di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan, Selasa (28/5).

Jaksa meyakini Ratna menyebarkan kabar hoax penganiayaan.”Menuntut agar majelis hakim menyatakan terdakwa Ratna Sarumpaet terbukti bersalah melakukan tindak pidana dengan menyiarkan berita bohong,” ujar jaksa Daroe Tri Sadono ketika membacakan surat tuntutan.

Jaksa memaparkan Ratna Sarumpaet membuat keonaran dengan menyebarkan kabar hoax penganiayaan. Ratna disebut sengaja membuat kegaduhan lewat cerita dan foto-foto wajah yang lebam dan bengkak yang disebut penganiayaan.

Rangkaian kebohongan dilakukan Ratna lewat pesan WhatsApp, termasuk menyebarkan foto-foto wajah yang lebam dan bengkak.

Kisah hoax penganiayaan ini berawal dari tindakan medis operasi perbaikan muka (facelift) atau pengencangan kulit muka Ratna Sarumpaet. Ratna rawat inap di RS Bina Estetika dilakukan pada 21-24 September 2018.

Selama menjalani rawat inap tersebut, Ratna Saraumpaet, menurut jaksa, beberapa kali mengambil foto wajahnya dalam kondisi lebam dan bengkak akibat tindakan medis.(ara/mht)

Leave A Reply

Your email address will not be published.