213 Napi Diusulkan Terima Remisi Lebaran

0 46

Pati, Memo Jateng – Sebanyak 213 narapidana yang menghuni Lapas Kelas II B Pati diusulkan mendapat remisi khusus lebaran tahun ini. Dari jumlah itu, sebanyak tiga narapidana akan mendapat remisi khusus langsung bebas sebelum perayaan lebaran.

Hal itu diungkapkan Kepala Lapas Kelas II B Pati Irwan Silais melalui Kasubsi Registrasi dan Binkesmas Krismiyanto. Para narapidana yang diusulkan menerima remisi tersebut terdiri dari napi tindak pidana umum dan juga tindak pidana khusus.

”Ada sejumlah 213 narapidana yang kami usulkan ke Kanwil Jawa Tengah untuk mendapat remisi khusus Idul Fitri 1440 tahun ini. Namun hingga kini hasilnya belum keluar. Kami masih menunggu SK remisi turun,” terang Krismiyanto, Senin (27/5).

Masing-masing, lanjut Krismiyanto dari 213 napi tersebut ada 161 napi dari tindak pidana umum dan 52 napi dari kasus tindak pidana khusus. Tindak pidana khusus itu seperti narkoba, dan trafficking. ”Dari sejumlah itu ada tiga napi pidana umum yang mendapat remisi langsung bebas,” imbuh Krismiyanto.

Remisi atau pengurangan masa tahanan bagi narapidana itu dapat diberikan untuk mereka yang berkelakuan baik, serta sudah menjalani 2/3 masa tahanannya.

“Terkait usulan remisi khusus pidana umum sejumlah 161 orang, dan pidana khusus sesuai dengan pasal 34 huruf A, PP Nomor 99 tahun 2012 tentang remisi sejumlah 52 napi,” terang Kris.

Krismiyanto menambahkan, keseluruhan warga binaan yang diusulkan menerima remisi itu terbagi dua, remisi khusus pertama (pengurangan masa tahanan) 210 orang, dan remisi khusus kedua langsung bebas pada Idul Fitri 1440 H, tiga orang, mereka terpidana perkara tindak pidana umum. “Apabila nanti remisinya turun, maka dia akan pulang pada saat lebaran,” jelasnya.

Pihaknya menambahkan, sejumlah narapidana akan mengetahui surat keputusan pengurangan masa tahannya atau pembebasanya, maksimal H-1 sebelumlebaran Idul Fitri nanti. (ror/mht)

Selengkapnya Baca Koran Rakyat Memo Jateng Versi Cetak
Leave A Reply

Your email address will not be published.