Teganya Anak dan Mantu Aniaya Ibu Sendiri

0 47


Pati, Memo Jateng – Sungguh tega apa yang dilakukan anak dan seorang mantunya kepada ibunya sendiri di daerah Kabupaten Pati. Suwarti (55), warga Desa Tambahmulyo Kecamatan Gabus diduga menjadi korban penganiayaan oleh anak dan menantunya sendiri.

Akibatnya, korban mengalami luka di bagian kepala. Korban sempat melaporkan kasus itu ke polisi, namun akhirnya dicabut kembali. Aksi penganiayaan sendiri diduga dipicu masalah salah paham.
Kapolres Pati AKBP Uri Nartanti Istiwidayati Kapolsek Gabus Iptu Sudari mengungkapkan, dugaan penganiayaan terjadi, Selasa (16/10) malam lalu.

“Sempat diajukan laporan. Laporan akhirnya dicabut karena merasa anak sendiri. Kedua belah pihak damai. Pihak desa juga telah memfasilitasi untuk bertemu dan bersepakat damai,” kata Kapolsek.

Informasi yang dihimpun di Polsek Gabus menyebutkan, saat kejadian, malam itu korban bersama cucunya berada di dalam kamar. Korban Suwarti lalu didatangi pelaku S (30) yang juga anak kandung korban.
Entah bagaimana, pelaku masuk kamar dan mengajak paksa cucu korban yang juga anak pelaku S itu. Dengan paksa pelaku menarik baju korban. Tak hanya baju, rambut, beserta jari korban menjadi sasaran.

Karena korban berontak, pelaku S lalu memanggil suaminya berinisial S (34). Tidak lama suaminya datang ke kamar. Dia kemudian menarik kedua tangan korban, lalu dipelintir ke arah kiri tubuh korban.
“Korban ditelentangkan di atas tempat tidur, kemudian dada korban diinjak dengan kedua lututnya,” kata petugas.

Ketika korban berontak ingin melepaskan diri, pelaku S langsung memegang dan menjambak rambut korban. Dengan tangan kanannya, ia lalu menghantamkan kepala korban hingga mengenai kayu pinggiran tempat tidur sebanyak tiga kali.

“Setelah beberapa saat pelaku melepaskan korban kemudian meninggalkan korban. Selanjutnya korban meminta tolong warga sekitar, dan oleh warga, korban diantar berobat di RSUD Soewondo Pati,” imbuhnya.

Atas kejadian tersebut korban mengalami luka lecet di kedua tangan, luka lecet bekas cakaran di wajah dan leher, luka di jari manis tangan kiri, dada dan perut sakit nyeri dan kepala belakang luka robek.

Korban lantas melaporkan perbuatan anak dan menantunya tersebut ke pihak kepolisian. Namun Rabu (17/10) siang, korban mencabut laporannya. (pat/sur)

Leave A Reply

Your email address will not be published.