Tabrakkan Diri dengan Sepur, Wanita Tewas

0 48
Jasad korban yang tewas usai tertabrak kereta api.
Grobogan, Memo Jateng – Kecelakaan maut terjadi melibatkan sebuah kereta api barang dengan 30 rangkaian kontainer dengan seorang pemotor. Seorang wanita ditemukan tewas tersambar kereta di perlintasan kereta api sebelah timur Stasiun Kradenan, Kecamatan Kradenan, Kamis (18/10). Korban diduga sengaja bunuh diri.

Kasat Reskrim Polres Grobogan AKP Maryoto mengatakan, kecelakaan terjadi saat kereta api barang jurusan Surabaya-Jakarta dengan masinis Arif Sumartono (28) berjalan dari arah timur menuju barat di Km 37+90 Dusun Bangkep, Desa Kradenan berjalan normal.
“Di tempat itu KA menabrak seseorang perempuan,” kata dia.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, sebelum kejadian, korban terlihat melintasi Jalan Raya Sulur-Kradenan dengan mengendarai sepeda motor Supra bernomor polisi G 5480 FP. Namun sesampainya di TKP, wanita tersebut berhenti dan turun dari motornya.

Korban terlihat berjalan menyeberangi perlintasan kereta api. Entah disengaja atau tidak, pada saat itu dari arah timur sedang melaju kereta barang yang mengangkut 30 rangkaian kontainer.

Jaraknya yang terlalu dekat, menjadikan wanita itu akhirnya tersambar kereta hingga terpental sejauh belasan meter. Tubuh malang korban hancur dan tewas di lokasi dengan kondisi mengenaskan.

Bagian tubuh korban terpotong – potong dan tercecer di sejumlah titik. Setelah diperiksa polisi, jenazahnya kemudian dibawa ke RSUD Purwodadi untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Sementara menurut keterangan dari masinis Arif kepada polisi, korban dengan sengaja menabrakkan diri ketika kereta api melaju.
“Menabrakkan diri saat KA melintas,” ujarnya.

Manajer Humas Daop IV Semarang Suprapto mengatakan, peristiwa kecelakaan tersebut terjadi di titik km 37+ 6/5 jalur hilir Sulur-Kradenan.
“Kejadian di titik km 37+ 6/5 jalur hilir Sulur-Kradenan,” terangnya.

Suprapto menambahkan, dari pemeriksaan petugas, identitas korban belakangan diketahui bernama Umi Nurhidayah (41), warga Desa Tambakselo, Kecamatan Wirosari.

Kades Tambakselo Sareh Joko Prasetyo saat di ruang jenazah RSUD Purwodadi mengakui, korban tewas akibat kecelakaan kereta merupakan salah satu warganya.

“Tadi pihak keluarga sudah memastikan kalau jenazah itu adalah jenazah Umi Nurhidayah dan sebentar lagi jenazah akan di bawa pulang untuk dimakamkan,” tuturnya.

Sementara berdasarkan dari keterangan keluarganya, korban mengalami depresi (gangguan jiwa). Atas kejadian tersebut pihak keluarga menerima kejadian ini sebagai musibah, dan menandatangani surat pernyataan. (awg/sur)

Selengkapnya Baca Koran Rakyat Memo Jateng Versi Cetak
Leave A Reply

Your email address will not be published.