Ratusan Bus Tidak Layak Beroperasi

0 35
Sejumlah bus angkutan saat menunggu penumpang di Kota Semarang beberapa waktu lalu. Dishub Jateng menyatakan, ada sekira 10 persen bus yang beroperasi tidak layak.
Semarang, Memo Jateng – Dinas Perhubungan (Dishub) Jawa Tengah (Jateng) menyatakan sekitar 10% angkutan umum atau bus yang beroperasi di provinsi ini masuk dalam kategori tidak layak.

Kepala Dishub Jateng Satriyo Hidayat mengatakan, ada sekitar 6.000 bus yang terdata di Kementerian Perhubungan (Kemenhub) beroperasi di wilayah Jateng. “Namun, setelah didata ulang Dishub Jateng, hanya setengah dari jumlah tersebut atau sekitar 3.417 unit yang aktif beroperasi,” ujarnya.

Dari 3.417 bus ini, jelas dia, sekitar 10% atau 341 bus dianggap tidak layak beroperasi. “Usianya bahkan sudah lebih dari 25 tahun,” sebutnya.

Bus yang tak layak jalan itu rata-rata merupakan milik perusahaan otobus (PO) yang tak memiliki pendanaan untuk melakukan peremajaan. “Mereka biasa beroperasi di wilayah Jateng bagian timur sebelah utara, seperti Pati, Keling, dan Rembang, yang jumlah peminatnya juga sedikit,” terangnya.

Atas dasar itu, pihaknya terus mencoba melakukan pendekatan. Sehingga armada yang difungsikan untuk masyarakat banyak tersebut benar-benar layak jalan, dan memenuhi standar keamanan, keselamatan, dan kenyamanan.

“Ini juga mendorong minat masyarakat untuk kembali menggunakan angkutan umum, sehingga mengurangi mereka menggunakan kendaraan pribadi. Karena ini juga bisa menekan angka kemacetan di jalan raya,” terangnya.

Satriyo menambahkan pihaknya saat ini juga telah melakukan kerja sama dengan pihak Organda dalam melakukan peremajaan bagi bus-bus yang tidak layak beroperasi.

Dengan peremajaan atau scraping, Satriyo berharap banyak PO yang bertahan di tengah era globalisasi seperti saat ini, di mana angkutan umum sudah tidak lagi diminat.

“Kan juga masih banyak juga PO yang bertahan sampai saat ini. Bahkan mereka menerapkan e-ticketing dan kita perlu belajar dari sana,” tandasnya. (sem/mht)

Selengkapnya Baca Koran Rakyat Memo Jateng Versi Cetak
Leave A Reply

Your email address will not be published.