Polda Tangkap Perampok di 14 TKP

0 41
Penangkapan salah satu terduga pelaku perampokan di 14 TKP.
Semarang, Memo Jateng – Dua perampok ditangkap anggota Reskrim Polda Jateng bersama anggota Intelmob Sat Brimob Jateng. Satu di antara dua tersangka terkait kejadian perampokan di SPBU Cabawan Kecamatan Margadana Kota Tegal pada 17 September 2018 lalu.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, tersangka berinisial SL (36) ditangkap tim yang dipimpin Aiptu Bawa Susila di daerah Tambun, Bekasi. Sementara satu orang lainnya diringkus di Kecamatan Genuk, Kota Semarang berinisial SL (41), dipimpin Kompol Priyo.

Kedua pelaku diduga melakukan perampokan di 14 lokasi berbeda. Modusnya, merampas harta korban dan membacoknya. Beberapa TKP perampokan yakni di Tegal, Pemalang, dan Brebes.

“Para pelaku ini sudah sangat meresahkan masyarakat. Karena mereka beraksi dengan cara melukai para korban. Kami imbau masyarakat untuk berhati-hati ketika berada di dalam bilik ATM,” terang Aiptu Bawa Susila seperti dikutip dari akun instagram brimobjateng.

Perampokan diduga dilakukan sejak 2017 hingga 2018. Pertama pada hari Selasa tanggal tiga Januari 2017 di Jalan Terlanggu, Kecamatan/ Kabupaten Brebes dengan kerugian korban mencapai Rp 170 juta.

Pada tanggal 14 Februari 2017 di Jalan Kartini Kabupaten Brebes, korban yang merupakan nasabah bank mengalami kerugian hingga Rp 200 juta. Tanggal 13 Oktober 2017 di Ketanggungan, Kabupaten Brebes korban juga seorang nasabah dan menelan kerugian Rp 84 juta.

Tanggal 18 Desember 2017 di Jalab Pekauman, Kota Tegal kerugian Rp 30 juta. Sehari setelahnya di depan MAN Kabupaten Brebes, kerugian korban Rp 62 juta. Pada tahun 2018, kejadian perampokan dengan pembacokan lebih sering terjadi.

Pada tanggal 29 Januari di Jalan Lingkar Pemalang, korban tidak mengalami kerugian materi. Lalu pada tanggal 30 Januari di Jalan Ahmad Dahlan Kabupaten Brebes kerugian materi mencapai Rp 86,5 juta.

Tidak berselang lama pada tanggal 2 Februari 2018 di pertigaan lampu merah Jalan Diponegoro Kota Tegal dengan kerugian Rp 125 juta. Lalu pada 9 April aksi perampokan kembali terjadi di Desa Beji, Kecamatan Taman Kabupaten Pemalang dengan kerugian Rp 140 juta.

Masih di bulan yang sama 12 April di Tegal Barat Kota Tegal korban merugi hingga Rp 300 juta. Semua kejadian tersebut mengincar korban yang merupakan nasabah bank. Mulai September 2018, target korban berubah. Pada tanggal 17 September 2018 di SPBU Cabawan Kota Tegal korban pegawai SPBU menderita kerugian Rp 180 juta.

Setelah itu, di Randu Gunting, Kota Tegal pada tanggal 29 September bos toko kelontong kerampokan uang sebesar Rp 50 juta. Di hari yang sama di lokasi Kecamatan Tegal Barat seorang bos toko kelontong juga menjadi korban dengan kerugian Rp 1 juta.

Terakhir di pertigaan lampu merah Jalan Martoloyo, Tegal Timur Kota Tegal karyawan SPBU juga dirampok dengan kerugian Rp 13 juta.

Kabid Humas Polda Jateng, Kombes Pol Agus Triatmaja dikonfirmasi mengaku, kasusnya masih ada penyelidikan.
“Nanti akan ada konferensi pers dari bapak Kapolda. Penyelidikan masih dilakukan dan dikembangkan,” kata Agus Triatmaja.(sem/sur)

Selengkapnya Baca Koran Rakyat Memo Jateng Versi Cetak
Leave A Reply

Your email address will not be published.