Pemkab Grobogan Raih Penghargaan dari Kemenkes

0 83
Pemkab Grobogan yang diwakili Asisten II Setda kabupaten Grobogan yakni Ir. H Ahmadi Widodo MT (Tengah) saat menerima penghargaan STBM berkelanjutan di Jakarta.
Grobogan, Memo Jateng – Pemerintah Kabupaten Grobogan kembali berhasil meraih penghargaan dari pemerintah pusat. Penghargaan kali ini datang dari Kementrian Kesehatan (Kemenkes) di Jakarta, Kamis (18/10).

Penghargaan di bidang Sanitasi Total Berbasis Masyarakat atau STBM berkelanjutan ini diberikan bersamaan dengan 23 kabupaten/kota se Indonesia oleh Menteri Kesehatan Republik Indonesia, Nila Djuwita Moeloek di gedung Auditorium Siwabessy Kementrian Kesehatan (Kemenkes) RI.

Penghargaan dari Kemenkes RI tersebut diterima langsung oleh Bupati Grobogan Sri Sumarni melalui Asisten II Setda Kabupaten Grobogan yakni Ahmadi Widodo dengan didampingi Kabag Humas Setda Kabupaten Grobogan Teguh Harjokusumo beserta perwakilan dari Dinas Kesehatan Kabupaten Grobogan.

Dikonfirmasi terpisah, Bupati Grobogan Sri Sumarni melalui Kabag Humas Setda Grobogan Teguh Harjokusumo menyampaikan bahwa Kabupaten Grobogan telah dinyatakan Open Defecation Free (ODF) atau bebas buang air besar sembarangan pada tgl 31 Mei 2016 yang lalu serta dideklarasikan oleh Menteri Kesehatan RI di Desa Panunggalan Kecamatan Pulokulon saat itu.

“Penghargaan ini terkait predikat Pemkab Grobogan yang bebas buang air besar sembarangan yang di deklarasikan oleh Menkes RI dua tahun yang lalu,” terang dia.

Lebih lanjut, Teguh menyampaikan, jika pencapaian prestasi tersebut tidak lepas dari peran serta pemerintah, masyarakat, dan pihak swasta. Dan status ODF yg disandang oleh Pemkab Grobogan memberikan konsekuensi Pemkab Grobogan, bahwa tidak hanya sekedar akses sanitasi, akan tetapi bagaimana meningkatkan kualitas jamban sehat semi permanen menjadi jamban sehat permanen.

“Penghargaan ini diterima tidak lepas dari peran semua pihak baik itu pemerintah, masyarakat maupun pihak swasta,” imbuhnya.

Teguh menambahkan, bahwa penganugerahan penghargaan STBM berkelanjutan memberikan semangat kepada Pemkab Grobogan untuk dapat meningkatkan pelaksanaan pilar selanjutnya dalam STBM yaitu cuci tangan pakai sabun, penggunaan air minum/makan rumah tangga, pengelolaan sampah rumah tangga, dan pengelolaan limbah cair rumah tangga.

“Selain itu penghargaan STBM ini ke depan di harapkan Pemkab Grobogan mampu meningkatkan pelaksanaan pilar selanjutnya dalam STBM yaitu cuci tangan pakai sabun, penggunaan air minum/makan rumah tangga, pengelolaan sampah rumah tangga, dan pengelolaan limbah cair rumah tangga,” pungkasnya.(awg/rio)

Selengkapnya Baca Koran Rakyat Memo Jateng Versi Cetak
Leave A Reply

Your email address will not be published.