Sumur Kering, Warga Sulit dapat Air Bersih

0 37


Batang, Memo Jateng – Musim kemarau yang cukup panjang pada tahun ini
membuat sebagian wilayah di Kabupaten Batang mengalami kekeringan.
Salah satunya di Desa Penundan, Kecamatan Banyuputih.

Sumur warga kini kering dan tak dapat dimanfaatkan lagi untuk memenuhi
kebutuhan air bersih.

“Musim kemarau menyulitkan warga mendapatkan air bersih, karena sumur
kering,” ujar salah satu warga setempat Nasirudin, kemarin.

Selain itu, kata dia, di desanya belum ada saluran air bersih
permanen, seperti jaringan PDAM. “Kami berharap pemerintah daerah
membantu dengan pemasangan saluran PDAM, agar saat menghadapi musim
kemarau warga tidak resah,” sebutnya.

Warga lain Suratman mengeluhkan penanganan sampah pasar yang
menimbulkan bau tak sedap. “Selain permasalahan air, warga di desa
kami juga mengeluhkan bau sampah dari pasar, kami sangat berharap ada
penangan serius terkait sampah,” imbuhnya.

Bupati Batang Wihaji mengaku akan menindaklanjuti sejumlah keluhan
warga tersebut. Dia menyarankan pemerintah desa segera membuka
Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (Pamsimas).

“Jika sudah ada Pamsimas, maka PDAM tidak bisa masuk, kecuali mau
ganti ke PDAM, akan kami catat dan segera kami kosultasikan ke PDAM,”
kata Wihaji.

Terkait masalah sampah yang ada di pinggir jalan Banyuputih akan
ditanggulangi bersama dengan pihak Perhutani yang akan menyediakan
lahan dan Pemkab akan bangun Tempat Pembuangan Akhir (TPA).

“Akan kami tanggulangi dengan penambahan tempat sampah di pasar,
selain itu, kami akan koordinasi bersama Perhutani dan Dinas
Lingkungan Hidup (DLH) untuk pembuatan TPA,” tandasnya. (bat/mht)

Selengkapnya Baca Koran Rakyat Memo Jateng Versi Cetak
Leave A Reply

Your email address will not be published.