Ada Defisit Rp41,7 Miliar

0 36
Wihaji
Batang, Memo Jateng – Pendapatan daerah di tahun 2019 direncanakan
mengalami kenaikan 2 persen dari tahun 2018.

Bupati Batang Wihaji mengatakan, APBD tahun 2019 direncanakan sebesar
Rp1,688 triliun. “Apabila dibandingkan dengan penetapan pada tahun
2018 sebesar Rp1,654 triliun, maka ada kenaikan Rp33 milar atau naik 2
persen,” ujarnya, kemarin.

Pendapatan Asli Daerah (PAD) tahun 2019, jelas dia, direncanakan
sebesar Rp231,1 miliar mengalami penurunan 0,76 persen kalau
dibandingkan penetapan 2018 sebesar Rp232,9 miliar.

“Sementara dana perimbangan direncanakan naik Rp17,601 miliar atau
1,64 persen dari penetapan 2018. Kemudian pendapatan yang sah sebesar
Rp364 miliar atau naik 5 persen dari penetapan 2018 Rp346 miliar,”
bebernya.

Untuk belanja daerah, jelas Wihaji, direncanakan Rp1,729 triliun atau
naik 1,45 persen dibandingkan dengan penetapan 2018 Rp1,705 triliun.
Adapun belanja tidak langsung direncanakan Rp1.075 triliun naik 2,07
persen dari penetapan 2018 sebesar Rp1,053 triliun. ”Memang pendapatan
daerah lebih kecil dari belanja daerah atau defisit Rp41,7 miliar,”
jelasnya.

Namun demikian, tambah Bupati Batang, defisit ini akan dipenuhi dari
komponen pembiayaan penerimaan pembiayaan daerah 2019 yang
direncanakan sebanyak Rp46 miliar. Pengeluaran pembiayaan daerah
direncanakan sebesar Rp5 miliar untuk penyertaan modal pada Bank
Jateng Cabang Batang.

“Sehingga, diketahui penerimaan pembiayaan daerah lebih besar dari
pengeluaran pembiayaan daerah terdapat selisih Rp41 miliar, yang akan
digunakan untuk menutup defisit belanja daerah,” bebernya. (bat/mht)

Leave A Reply

Your email address will not be published.