Perempuan yang Membuat Perbedaan

0 60


Perempuan kelahiran Manitoba 18 Februari 1974 ini adalah seorang politikus Kanada. Perempuan keturunan India ini adalah anggota Partai Liberal, salah satu kekuatan politik Kanada, dan lama berkecimpung di dunia politik untuk membuat perbedaan.

Pada tahun 1984 saat umurnya baru 10 tahun, ketika beberapa orang Sikh ditembak oleh tentara India di Golden Temple Punjab, Ruby yang masih berusia 10 tahun menulis surat kepada Perdana Menteri India, Indira Gandhi yang meminta untuk mengakhiri kekerasan.

“Tolong selesaikan pemerintah dengan damai agar orang Sikh tidak terbunuh dan Kuil Emas tidak diserang. Anda dapat menyelesaikan semua hal ini, saya harap secepatnya, Jika saya dapat membantu dengan cara apapun tolong beri tahu saya,” tulisnya dalam surat itu.

Gandhi secara pribadi menjawab surat Dhalla dan merujuknya pada konferensi pers. Gandhi bahkan mengundang Dhalla untuk mengunjungi India namun Gandhi dibunuh sebelum Dhalla tiba.

Dia menempuh pendidikan di Universitas McMaster untuk tahun pertama Universitasnya dengan beasiswa penuh. Dhalla kemudian melanjutkan studinya yang tersisa di University of Winnipeg dan menerima gelar Bachelor of Science dalam Biokimia dengan minor dalam Ilmu Politik.

Dhalla secara politik aktif sejak usia muda dan menjadi sukarelawan untuk kandidat Liberal Winnipeg, David Walker dalam pemilihan federal 1988. Dhalla bekerja pada banyak kampanye politik yang memimpin berbagai komite pemilihan dan menjadi sukarelawan dalam banyak kampanye politik provinsi.

Pada tahun 1998, dia terpilih sebagai perwakilan pemuda bagian liberal dari komite yang berdiri di Kanada mengenai multikulturalisme pada konvensi kebijakan tahunan.Dhalla terpilih sebagai delegasi ke 1992 Kepemimpinan Liberal Conventin dan merupakan salah satu kaum liberal muda pertama di Manitoba untuk mendukung Paul Martin.

Pada Mei 2004, Perdana Menteri Paul Martin menominasikan Dhalla sebagai kandidat Liberal untuk Brampton-Springdale dalam pemilihan federal 2004. Keputusan ini ditentang oleh eksekutif berkedudukan lokal dari Partai Liberal, yang lebih memilih Andrew Kania untuk nominasi.

Meskipun Partai Liberal direduksi menjadi pemerintahan minoritas, Dhalla, yang dipilih dengan selisih yang nyaman pada 28 Juni 2004, menjadikannya sebagai salah satu wanita pertama asal India yang terpilih di Kanada sebagai anggota Parlemen. Kemenangannya juga bersejarah karena dia adalah wanita asal India untuk terpilih di dunia di luar India.

Dhalla memilih mendukung undang-undang perkawinan sesama jenis Kanada pada tahun 2005, dengan alasan bahwa Piagam Hak dan Kebebasan Kanada harus menganugerahkan kesetaraan pada berbagai kelompok dalam masyarakat. Pada akhir 2005, pemerintah Liberal dikalahkan oleh mosi tidak percaya.

Pada tahun 2008 Dhalla menghadapi pemilihan kembali yang sulit, meskipun akhirnya mampu mengalahkan kandidat Partai Konservatif Parm Gill dengan selisih suara yang kecil. Di Parlemen Dhalla terus mengangkat isu-isu yang mempengaruhi perempuan, minoritas dan pemuda dan bekerja untuk mempromosikan perdagangan antara Kanada dan negara berkembang.

Pada tahun 2008, Dhalla disebut-sebut sebagai kandidat yang mungkin untuk mempimpin partai Liberal.Namun pada bulan Desember, Dhalla mengumumkan dia tidak akan menjadi kandidat.

Selanjutnya, pada tanggal 5 Oktober 2014, Dhalla bermaksud mengumumkan pencalonannya untuk menjadi calon Liberal di Brampton-Springdale. Namun keputusan lain dibuatnya.

“Setelah berpikir panjang dan banyak refleksi, saya tidak akan berlari dalam pemilihan federal berikutnya,” katanya.(itr/mht)

Selengkapnya Baca Koran Rakyat Memo Jateng Versi Cetak
Leave A Reply

Your email address will not be published.