Nemu Cek Rp 2,7 Miliar, Polisi Imbau Warga Tak Tertipu

0 114
Seorang petugas Polsek Purbalingga menunjukkan dokumen yang diketahui palsu dan dijadikan alat modus penipuan.
Purbalingga, Memo Jateng – Aksi penipuan terjadi dengan beragam modus. Pelaku sengaja memanfaatkan kelengahan, kepanikan atau ketidaktahuan calon korbannya untuk ditipu.

“Kami mengimbau masyarakat untuk waspada dan tidak mudah percaya dengan modus penipuan yang akhir-akhir ini banyak ditemukan,” ungkap Kapolsek Purbalingga AKP Subagyo.

Diungkapkannya, sebagaimana terjadi, salah satunya apabila menemukan amplop berisi Surat Ijin Usaha Perdagangan (SIUP) dan selembar cek senilai miliaran rupiah.

Kapolsek menjelaskan, sebagaimana beberapa waktu lalu, seorang warga di Kelurahan Penambongan bernama Singgih (65) datang ke polsek menanyakan informasi atas temuan cek. Singgih melaporkan, baru saja mendapatkan amplop berisi SIUP dan selembar cek.

Amplop warna coklat yang ditemukan berisi Surat Ijin Usaha Perdagangan (SIUP) besar yang dikeluarkan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Pemerintah Propinsi DKI Jakarta dengan nomor 710.07/20-22/VII/2011 untuk PT Pragon Jaya Mandiri.

“Selain itu, ada selembar cek Bank Panin Cabang Tebet dengan nomor cek No. C121947 dengan nilai Rp. 2.700.000.000,- untuk pembayaran kepada Ir. Riko Johan Sitorus. Dalam surat tersebut ada keterangan yang salah satunya agar menghubungi sebuah nomor telepon untuk konfirmasi. Kita pastikan temuan surat dan cek tersebut adalah palsu dan merupakan modus penipuan,” kata Kapolsek.

Kapolsek menjelaskan, bedasarkan cara penyebaran, bentuk fisik surat dan lembaran cek dapat disimpulkan itu semua palsu. Pihaknya mengaku, juga telah mengkonfirmasi terhadap bank yang disebutkan dalam cek. Diketahui keterangan bahwa nomor dan kode cek tidak sesuai dengan kode bank.

“Dari hasil konfirmasi diperoleh keterangan bahwa nama perusahan yang tercantum dalam surat perijinan adalah fiktif. Penulisan kode bank dalam lembar cek tidak sesuai dengan kode bank, serta format penulisan dalam cek tidak sesuai,” tegas Kapolsek.

Kapolsek mengimbau kepada masyarakat agar waspada apabila ada modus serupa. Sebaiknya tanyakan terlebih dahulu dengan pihak kepolisian jangan langsung menghubungi nomor yang tertera apalagi mengikuti petunjuk untuk mengirim sejumlah uang sehingga bisa terhindar dari modus penipuan.(pur/sur)

Selengkapnya Baca Koran Rakyat Memo Jateng Versi Cetak
Leave A Reply

Your email address will not be published.