Beras Sejahtera Tak Layak Konsumsi

0 37
Seorang pegawai tengah mengecek beras di gudang Bulog Pekalongan.
Batang, Memo Jateng – Beras sejahtera (Rastra) yang diterima sejumlah warga Desa Harjobinangun Barat, Kecamatan Tersono, Kabupaten Batang dinilai tidak layak konsumsi.
Hal itu diungkapkan salah satu warga setempat Marur.

“Beras yang kita terima tidak layak konsumsi. Saya minta beras yang baik agar masyarakatnya sehat,” ujarnya.

Di Kabupaten Batang, keluarga penerima manfaat (KPM) yang mendapatkan beras sejahtera ini sebanak 53.141 kepala keluarga (KK). Beras yang digelontorkan mencapai 531 ton setiap bulannya.
Bantuan sosial tersebut diberikan pada KPM berdasar data yang dilakukan pendataan oleh kementerian sosial (Kemensos). Sehingga bagi KPM dapat memanfaatkan rastra itu dengan sebaik-baiknya dan tidak boleh dijual.
Sementara itu, Bupati Batang Wihaji mengatakan, beras sejahtera merupakan kebijakan dari pusat.
“Untuk beras rastra itu merupakan kebijakan dari pusat, pemerintah daerah hanya menyerahkan saja, tapi kalau memang beras tersebut dirasa tidak layak konsumsi sebaiknya jangan diterima atau dikembalikan saja,” katanya.
Dikatakannya juga saat ini kebijakan Pemerintah pusat telah merubah bantuan rastra menjadi bantuan nontunai. “Yakni dengan menggunkan kartu kombo senilai Rp110 ribu untuk transaksi di e-warung berupa beras, minyak gula dan kebutuhan pokok lainnya,” tandasnya. (bat/mht)

Selengkapnya Baca Koran Rakyat Memo Jateng Versi Cetak
Leave A Reply

Your email address will not be published.